Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mundur Jadi September, Kemenhub Ungkap Sebabnya
Rabu, 09 Agustus 2023 - 10:57 WIB
loading...
Soal mundurnya jadwal uji coba gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) untuk masyarakat menjadi awal September 2023, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ikut buka suara. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Soal mundurnya jadwal uji coba gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) untuk masyarakat dari sebelumnya 18 Agustus menjadi awal September 2023, Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ) ikut buka suara.
Baca Juga: Kereta Cepat dan LRT Jabodebek Gagal Jadi Kado HUT RI ke-78
Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengatakan, bahwa mundurnya operasional tersebut lantaran KCJB perlu memastikan berbagai aspek khususnya keselamatan, keamanan dari sisi prasarana maupun sarana.
"Dan integrasi dengan moda transportasi lain," katanya saat dihubungi, Rabu (9/8/2023).
Baca Juga: Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Buat Masyakarat Tidak Jadi Agustus, Ada Apa?
Lebih lanjut, Adita menerangkan, juga perlu menyelesaikan proses sertifikasi operasional sesuai dengan prosedur yang berlaku. Adapun dalam hal ini pihaknya masih terus melakukan proses uji sertifikasi KCJB.
"Kami selaku regulator fokus pada upaya-upaya tersebut yang harus dapat dipenuhi oleh para stakeholders," katanya.
Baca Juga: Kereta Cepat dan LRT Jabodebek Gagal Jadi Kado HUT RI ke-78
Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengatakan, bahwa mundurnya operasional tersebut lantaran KCJB perlu memastikan berbagai aspek khususnya keselamatan, keamanan dari sisi prasarana maupun sarana.
"Dan integrasi dengan moda transportasi lain," katanya saat dihubungi, Rabu (9/8/2023).
Baca Juga: Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Buat Masyakarat Tidak Jadi Agustus, Ada Apa?
Lebih lanjut, Adita menerangkan, juga perlu menyelesaikan proses sertifikasi operasional sesuai dengan prosedur yang berlaku. Adapun dalam hal ini pihaknya masih terus melakukan proses uji sertifikasi KCJB.
"Kami selaku regulator fokus pada upaya-upaya tersebut yang harus dapat dipenuhi oleh para stakeholders," katanya.
Lihat Juga :