Sucofindo Apresiasi Inovasi Lingkungan dan Sosial 106 Pelaku Usaha di ENSIA 2023
Jum'at, 11 Agustus 2023 - 14:15 WIB
loading...
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong dalam pembukaan ENSIA 2023, Kamis (10/8/2023). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Sucofindo memberikan apresiasi kepada 106 pelaku usaha dalam acara Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2023 di Semarang, Kamis (10/8) lalu. ENSIA tahun ini menerima sebanyak 473 pendaftaran paper aspek inovasi lingkungan dan sosial dari 106 pelaku usaha.
"Kami mengapresiasi Sucofindo serta para pelaku usaha yang telah menerapkan efisiensi terhadap pengelolaan keseimbangan antara lingkungan, ekonomi, dengan sosial. Hal ini sebagai bentuk komitmen kepedulian perusahaan atas perubahan iklim, penanganan lingkungan hidup. Kami berharap ke depannya, para pelaku usaha yang menerima penghargaan dapat memberikan dan menciptakan inovasi secara berkelanjutan," kata Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong melalui siaran pers, Jumat (11/8/2023).
Alue menambahkan bahwa dengan komitmen pelaku usaha dalam mengelola keseimbangan lingkungan, ekonomi, dengan sosialnya sejalan dengan instrumen Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER). "Bagaimana perusahaan mengelola, tak hanya aspek benefit, tetapi aspek terhadap lingkungan dan tanggung jawab terhadap sosialnya," tuturnya.
Baca Juga: Punya 2.492 Startup, Indonesia Duduki Posisi ke-6 Dunia
Selanjutnya, dia berharap bahwa gelaran ini bukan penghargaan yang terpisah sendiri, tetapi dapat terintegrasi dengan sistem penilaian PROPER yang dilakukan oleh pemerintah. Dengan begitu, menjadi semakin kredibel dalam memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang telah menerapkan efisiensi, pengelolaan keseimbangan antara lingkungan, ekonomi atau profit dengan sosialnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Komersial Sucofindo Darwin Abas mengatakan bahwa penghargaan ENSIA ini sejalan dengan dukungan pihaknya terhadap program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan ini, kata dia, merupakan bukti komitmen Sucofindo dalam mendukung PROPER dari KLHK. "Diharapkan, secara teknis penghargaan ini dapat digunakan sebagai dokumen pendukung perolehan PROPER Hijau dan Emas," ujar Darwin.
Baca Juga: 5 Kesalahan Besar Barat yang Meremehkan Kekuatan Kelompok BRICS
"Kami mengapresiasi Sucofindo serta para pelaku usaha yang telah menerapkan efisiensi terhadap pengelolaan keseimbangan antara lingkungan, ekonomi, dengan sosial. Hal ini sebagai bentuk komitmen kepedulian perusahaan atas perubahan iklim, penanganan lingkungan hidup. Kami berharap ke depannya, para pelaku usaha yang menerima penghargaan dapat memberikan dan menciptakan inovasi secara berkelanjutan," kata Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong melalui siaran pers, Jumat (11/8/2023).
Alue menambahkan bahwa dengan komitmen pelaku usaha dalam mengelola keseimbangan lingkungan, ekonomi, dengan sosialnya sejalan dengan instrumen Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER). "Bagaimana perusahaan mengelola, tak hanya aspek benefit, tetapi aspek terhadap lingkungan dan tanggung jawab terhadap sosialnya," tuturnya.
Baca Juga: Punya 2.492 Startup, Indonesia Duduki Posisi ke-6 Dunia
Selanjutnya, dia berharap bahwa gelaran ini bukan penghargaan yang terpisah sendiri, tetapi dapat terintegrasi dengan sistem penilaian PROPER yang dilakukan oleh pemerintah. Dengan begitu, menjadi semakin kredibel dalam memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang telah menerapkan efisiensi, pengelolaan keseimbangan antara lingkungan, ekonomi atau profit dengan sosialnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Komersial Sucofindo Darwin Abas mengatakan bahwa penghargaan ENSIA ini sejalan dengan dukungan pihaknya terhadap program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan ini, kata dia, merupakan bukti komitmen Sucofindo dalam mendukung PROPER dari KLHK. "Diharapkan, secara teknis penghargaan ini dapat digunakan sebagai dokumen pendukung perolehan PROPER Hijau dan Emas," ujar Darwin.
Baca Juga: 5 Kesalahan Besar Barat yang Meremehkan Kekuatan Kelompok BRICS
Lihat Juga :