Hadirkan Produk Ber-TKDN Tinggi di Munas dan Seminar EXPO APITU Berbagi XI
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Tahun ini, gelaran munas dan seminar menitikberatkan pada produk- produk dalam negeri sehingga produk-produk tersebut memiliki daya saing yang lebih dari produk luar negeri. Menurut Zainul Arifin, hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan penggunaan produk yang memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan infrastruktur di Tanah Air.
"TKDN sendiri sebuah persentase nilai komponen produksi yang dibuat di dalam negeri. Sehingga apa yang kita tampilkan dalam seminar dan pameran adalah produk dalam negeri. Ini adalah isu utamanya. Pemerintah sendiri mendukung hal itu," ujarnya.
Selain meningkatkan daya saing produk dalam negeri, acara ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Indonesia tentang pentingnya memilih produk pendingin dan tata udara yang tepat sesuai kebutuhan dan berteknologi. Dengan begitu, industri pendingin dan tata udara Tanah Air ikut berkontribusi dalam menggapai tujuan global dalam upaya menciptakan industri yang sehat, hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Selaras dengan konsep tersebut, PT. Fumira sebagai salah satu produsen baja lapis seng/galvanis (BJLS) yang biasa digunakan sebagai material ducting pada mesin pendingin dan tata udara pun terpanggil untuk ikut dalam gelaran ini.
Dalam pameran, PT Fumira mengenalkan salah satu produk unggulan mereka yaitu Fumiragrip. Produk ducting yang menggunakan material Fumiragrip ini akan membuat udara dingin yang dihasilkan mesin pendingin dan tata udara tersalurkan dengan baik. Hasilnya, suhu ruangan menjadi lebih cepat dingin sehingga energi yang dibutuhkan menjadi berkurang secara signifikan.
"TKDN sendiri sebuah persentase nilai komponen produksi yang dibuat di dalam negeri. Sehingga apa yang kita tampilkan dalam seminar dan pameran adalah produk dalam negeri. Ini adalah isu utamanya. Pemerintah sendiri mendukung hal itu," ujarnya.
Selain meningkatkan daya saing produk dalam negeri, acara ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Indonesia tentang pentingnya memilih produk pendingin dan tata udara yang tepat sesuai kebutuhan dan berteknologi. Dengan begitu, industri pendingin dan tata udara Tanah Air ikut berkontribusi dalam menggapai tujuan global dalam upaya menciptakan industri yang sehat, hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Selaras dengan konsep tersebut, PT. Fumira sebagai salah satu produsen baja lapis seng/galvanis (BJLS) yang biasa digunakan sebagai material ducting pada mesin pendingin dan tata udara pun terpanggil untuk ikut dalam gelaran ini.
Dalam pameran, PT Fumira mengenalkan salah satu produk unggulan mereka yaitu Fumiragrip. Produk ducting yang menggunakan material Fumiragrip ini akan membuat udara dingin yang dihasilkan mesin pendingin dan tata udara tersalurkan dengan baik. Hasilnya, suhu ruangan menjadi lebih cepat dingin sehingga energi yang dibutuhkan menjadi berkurang secara signifikan.
Lihat Juga :