Pertamina Patra Niaga-Hino Teken MoU Maintenance Management System
Selasa, 15 Agustus 2023 - 17:32 WIB
loading...
PT Pertamina Patra Niaga menandatangani MoU maintenance management system (MMS) dengan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga menandatangani memorandum of understanding (MoU) maintenance management system (MMS) dengan PT Hino Motors Sales Indonesia (Hino). Kerja sama tersebut demi memastikan pengelolaan dan pemeliharaan seluruh armada mobil tangki Pertamina Patra Niaga di seluruh Indonesia berjalan dengan baik.
"Mobil tangki yang dioperasikan di lingkungan Pertamina Patra Niaga memiliki beberapa merek, karena itu dilakukan konsolidasi MMS dengan ATPM, agar pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan mobil tangki sesuai dengan brand-nya," ujar Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat Pertamina Patra Niaga Eduward Adolof Kawi di Jakarta, Selasa (15/8/2023).
Eduward mengatakan, jumlah mobil tangki yang beroperasi di Pertamina Patra Niaga sekitar 3.200 unit yang terdiri dari beberapa merek head truck dan pabrikan tangki. Di samping itu, pengelolaan mobil tangki pun tidak semata oleh Pertamina Patra Niaga sendiri, tapi juga oleh anak perusahaan, afiliasi, atau mitra transportir.
Baca Juga: Gelar RUPS, Pertamina Patra Niaga Laporkan Laba Bersih USD193 Juta di 2022
"Dengan semakin banyaknya mobil tangki, baik itu milik atau sewa yang beroperasi, diharapkan keandalan dan utilisasi dapat terjaga, baik dari aspek operasional maupun keselamatan. Disinilah kerja sama MMS dengan Hino menjadi salah satu prioritas kami demi menjaga keandalan mobil tangki," jelas Eduward.
Dia mengatakan, program MMS ini diharapkan juga diimplementasikan oleh anak perusahaan, afiliasi, serta mitra transportir. Sebagai program utama, MMS diharapkan mampu meningkatkan keandalan mobil tangki, menciptakan efisiensi biaya, dan meminimalisir kegagalan operasi akibat kesalahan pemeliharaan.
Selain itu, MMS juga diharapkan dapat memperpanjang umur pakai kendaraan dengan cara mendeteksi mobil tangki yang memiliki titik kritis penggunaan, serta mampu mengurangi waktu yang terbuang akibat kerusakan yang dialami mobil tangki.
"Mobil tangki yang dioperasikan di lingkungan Pertamina Patra Niaga memiliki beberapa merek, karena itu dilakukan konsolidasi MMS dengan ATPM, agar pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan mobil tangki sesuai dengan brand-nya," ujar Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat Pertamina Patra Niaga Eduward Adolof Kawi di Jakarta, Selasa (15/8/2023).
Eduward mengatakan, jumlah mobil tangki yang beroperasi di Pertamina Patra Niaga sekitar 3.200 unit yang terdiri dari beberapa merek head truck dan pabrikan tangki. Di samping itu, pengelolaan mobil tangki pun tidak semata oleh Pertamina Patra Niaga sendiri, tapi juga oleh anak perusahaan, afiliasi, atau mitra transportir.
Baca Juga: Gelar RUPS, Pertamina Patra Niaga Laporkan Laba Bersih USD193 Juta di 2022
"Dengan semakin banyaknya mobil tangki, baik itu milik atau sewa yang beroperasi, diharapkan keandalan dan utilisasi dapat terjaga, baik dari aspek operasional maupun keselamatan. Disinilah kerja sama MMS dengan Hino menjadi salah satu prioritas kami demi menjaga keandalan mobil tangki," jelas Eduward.
Dia mengatakan, program MMS ini diharapkan juga diimplementasikan oleh anak perusahaan, afiliasi, serta mitra transportir. Sebagai program utama, MMS diharapkan mampu meningkatkan keandalan mobil tangki, menciptakan efisiensi biaya, dan meminimalisir kegagalan operasi akibat kesalahan pemeliharaan.
Selain itu, MMS juga diharapkan dapat memperpanjang umur pakai kendaraan dengan cara mendeteksi mobil tangki yang memiliki titik kritis penggunaan, serta mampu mengurangi waktu yang terbuang akibat kerusakan yang dialami mobil tangki.
Lihat Juga :