Transformasi Kelautan Indonesia: Elektrifikasi Marine Bisa Jadi Solusi Kesejahteraan Nelayan

Selasa, 15 Agustus 2023 - 11:25 WIB
loading...
Transformasi Kelautan...
Dalam upaya untuk mengatasi sulitnya akses dan mahalnya harga bahan bakar bagi Nelayan, Electrifying Marine bisa menjadi solusi dan merangsang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Tingginya biaya operasional nelayan Indonesia akibat terbatasnya akses kepada Bahan Bakar Minyak (BBM) karena lokasi di pulau-pulau terpencil masih menjadi tantangan. Ditambah harga tinggi bahan bakar juga berdampak negatif kepada perekonomian nelayan .

Baca Juga: 5 Negara Penghasil Ikan Salmon Terbesar di Dunia

Keterbatasan aksesibilitas ke pulau-pulau terpencil menjadi kendala serius dalam memenuhi kebutuhan energi mereka. Produktivitas nelayan pada akhirnya tergerus karena biaya BBM memakan porsi 70% dari total biaya operasional. Turunnya produktivitas dan hasil tangkapan akibatnya bakal meningkatkan harga ikan di pasaran.

Baca Juga: Sinergi Mengedukasi Nelayan tentang Perikanan Berkelanjutan

Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini dan merangsang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, Electrifying Marine bisa menjadi solusi. Program inovatif ini bertujuan untuk menggantikan penggunaan BBM dengan energi listrik yang lebih efisien dan terjangkau di sektor kelautan dan perikanan.

Direktur Operasional PT Perikanan Indonesia , Fajar Widisasono menjelaskan, Electrifying Marine adalah langkah maju yang sangat penting untuk mendukung sektor perikanan Indonesia. "Dengan melihat tantangan besar yang dihadapi oleh nelayan, perlu mencari solusi yang tidak hanya berdampak positif secara ekonomi, tetapi juga menghormati lingkungan yang kita tinggali," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Perkuat Pengawasan di Perairan Barat Sumatra
Genjot Kapasitas Usaha...
Genjot Kapasitas Usaha Perikanan, Pemkab Serang Gandeng Perusahaan Ini
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Belgia Ditahan Imbang Mesir di Piala Dunia 2026
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved