Kontrak Diperpanjang hingga 2043, Kinerja PetroChina Jabung Dinilai Telah Teruji

Rabu, 16 Agustus 2023 - 16:02 WIB
loading...
Kontrak Diperpanjang...
PetroChina International Jabung Ltd kembali ditunjuk sebagai operator WK migas Jabung di Provinsi Jambi untuk periode 2023-2043. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) kembali ditunjuk sebagai operator Wilayah Kerja (WK) migas Jabung di Provinsi Jambi untuk periode 2023-2043. WK Jabung diproyeksikan menjadi salah satu pilar penyokong upaya pemerintah mencapai target produksi minyak 1 juta BOPD dan gas 12 BSCFD di 2030.

Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (LKPEM) Ade Manggala Hardianto mengapresiasi kinerja PetroChina International Jabung Ltd dan mitra kerjanya dalam mengelola WK migas Jabung yang terus berupaya meningkatkan target produksi dari lapangan tersebut. Dia menambahkan, ke depan tentu dibutuhkan upaya lebih banyak lagi untuk mempertahankan kinerja produksi dari WK tersebut.

Baca Juga: Target Investasi Hulu Migas 2023 Capai Rp229 Triliun, Bos SKK Migas Minta Produksi Digenjot

Pada periode pertama kontrak Jabung tahun 1993-2023, tercatat PetroChina berada di peringkat ketujuh untuk produksi minyak dan kondensat, serta peringkat kesembilan produksi gas bumi. Saat ini, PetroChina membukukan produksi harian rata-rata yang stabil di atas 50.000 BOEPD sejak 2006.

"Sejak 30 tahun lalu PetroChina Jabung telah mencatatkan produksi migas cukup signifikan. Tentunya mempertahankan produksi Jabung pada 20 tahun berikutnya merupakan tantangan besar dengan kondisi sumur blok yang menua," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/8/2023).

Namun, Ade menilai tantangan tersebut tentunya sudah diantisipasi oleh manajemen PetroChina yang memiliki banyak pengalaman dalam mengelola blok migas di wilayah lainnya. Ade pun berharap seluruh pemangku kepentingan mendukung upaya untuk mempertahankan tingkat produksi dari WK migas tersebut.

"Dinamika politik yang makin hangat belakangan ini tidak boleh menimbulkan kegaduhan sehingga mempengaruhi kegiatan investasi dari dalam dan luar negeri. Khususnya, di industri hulu migas yang memegang peran penting sebagai penggerak perekonomian nasional," tuturnya.

Baca Juga: MI6 Inggris Dituding Berencana Kirim Tentara Bayaran Ukraina ke Afrika

Ade mendorong pemerintah pusat dan daerah serta para pemangku kepentingan lainnya bersama-sama menjaga iklim investasi yang baik guna mencapai target yang ditetapkan. "Jangan sampai isu-isu politik nasional ataupun pilkada di daerah mempertaruhkan stabilitas dan iklim investasi," tandasnya.

Terpisah, Ekonom sekaligus Kepala Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman mengatakan, perpanjangan kontrak pasti selalu diikuti oleh tantangan besar berkaitan dengan kondisi sumur blok yang menua hingga berpotensi turunnya produksi migas.

Untuk itu, menurut dia, penggunaan teknologi-teknologi baru untuk mengatasi tantangan produksi menjadi komitmen penting kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) guna meningkatkan pencapaian produksi. Penggunaan teknologi baru dan berbagai terobosan operasional menurutnya dapat meningkat laju produksi pada tahun-tahun mendatang.

Dia menambahkan, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, baik pusat maupun daerah dalam pengelolaan wilayah kerja migas juga sangat diperlukan pada tahun-tahun mendatang. Dukungan, sinergi dan kolaborasi yang intens baik dari pemerintah pusat, daerah, mitra usaha dan seluruh lapisan masyarakat, turut menentukan produktivitas WK migas.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Proyek Tangguh UCC Rampungkan...
Proyek Tangguh UCC Rampungkan Jacket UBA dan Siap Dikirim ke Fakfak
Mentrans Ungkap Ada...
Mentrans Ungkap Ada 13 Titik Potensi Ladang Minyak Baru di Kawasan Transmigrasi
60 Persen Investasi...
60 Persen Investasi di Indonesia Datangkan Cuan, Airlangga Ungkap Pembeda dengan Negara Lain
Inpex Finalisasi Garap...
Inpex Finalisasi Garap Blok Masela Rp339 T, Bahlil: Jangan Ulur-ulur Lagi, Sudah 27 Tahun Tertunda
First Gas In LPG Plant...
First Gas In LPG Plant Cilamaya Tercapai, Kapasitas Produksi 163 Ton LPG per Hari
Iklim Investasi Kota...
Iklim Investasi Kota Bontang Kian Bergairah, UMK Dominasi Penerbitan NIB di Awal 2026
Power Asymmetry: Ancaman...
Power Asymmetry: Ancaman Tersembunyi bagi Iklim Investasi Nasional
Halalbihalal dengan...
Halalbihalal dengan Buruh, Kapolri Komitmen Perkuat Soliditas dan Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Rekomendasi
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved