Erick Thohir Respons Puan soal Utang BUMN

Rabu, 16 Agustus 2023 - 18:15 WIB
loading...
Erick Thohir Respons...
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa utang BUMN masih sehat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan penjelasan perihal utang perusahaan pelat merah yang mendapat sorotan DPR. Utang itu sempat disinggung Ketua DPR RI Puan Maharani saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2023-2024.

Baca juga: Dipertimbangkan PDIP Jadi Cawapres Ganjar, Erick Thohir: Alhamdulillah

Meski utang BUMN dianggap masalah dan menjadi prioritas lembaga legislatif untuk diselesaikan saat ini, Erick memastikan nominal utang BUMN menurun dari 36% menjadi 35%.

"Saya sudah paparkan utang BUMN turun 36% ke 35%," ucap Erick saat ditemui di gedung Parlemen, Rabu (16/8/2023).

Menurutnya, komposisi utang BUMN saat ini masih dalam kategori aman atau sehat, meski jumlah pinjaman itu tercatat berada di kisaran Rp 1.600 triliun per 2022. Alasannya, tingkat ekuitas perusahaan masih lebih tinggi dibandingkan utang.

"Saya pernah sampaikan total utang itu Rp1.600 triliun, total equity Rp3.200 triliun. Artinya apa? Sehat," katanya.

Utang BUMN mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode 2021 lalu yakni Rp1.580 triliun. "Kalau kita sebagai pengusaha, milik usaha, utangnya berapa persen? 70%, equitynya 30%. Jadi (Sehat). Tadi Pak Jokowi menekankan terus didorong melayani rakyat, kita tidak pernah berbisnis sama rakyat," ucap dia.

Baca juga: 7 Skandal Artis Hollywood Paling Menggemparkan Sepanjang Masa

Tak hanya itu, Erick berharap masyarakat tidak terbelenggu dengan isu utang BUMN saja. Namun juga melirik modal atau ekuitas yang dibukukan perusahaan saat ini.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved