Terapkan Ekonomi Sirkular, Ganjar Berhasil Tarik Investasi Ratusan Triliun di Jateng
Selasa, 22 Agustus 2023 - 15:16 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dalam acara Central Java Invesment Business Forum (CJIBF) 2023 di Komplek Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng, Senin (21/8/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
MAGELANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terus meningkatkan ekonomi sirkular untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Lewat penerapan ekonomi sirkular , Ganjar berhasil mengubah paradigma sistem ekonomi dari pendekatan 'ambil pakai buang' menjadi 'ambil pakai olah' dengan memperpanjang siklus hidup suatu produk, bahan baku, dan sumber daya yang ada.
Dengan sistem tersebut, Ganjar melibatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan untuk menumbuhkan ketertarikan investor. Sebab itu, Jateng berhasil mengurangi volume sampah mencapai 1.232.731 ton, dan tingkat keterkelolaan sampah mencapai 63,19 persen.
"Bagaimana kita mensosialisasikan kepada masyarakat di mana daerah-daerahnya akan kedatangan investor terkait dengan Green Economy, termasuk sirkular ekonomi," kata Ganjar dalam acara Central Java Invesment Business Forum (CJIBF) 2023 di Komplek Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng, Senin (21/8/2023).
Baca Juga: Ganjar Beri Pesan ke Calon Wisudawan UGM: Jangan Lupakan Mimpi Pendiri Bangsa
Konsep yang dipakai Ganjar di berbagai sektor pembangunan seperti perdagangan hingga pariwisata ini berhasil menarik ratusan triliun investasi di Jateng selama dua periode kepemimpinan. Berdasarkan data Dinas PMPTSP Jateng, pada 2016 realisasi investasi mencapai Rp38,18 triliun, pada 2017 tercatat Rp51,54 triliun, pada 2018 menjadi Rp59,27 triliun, dan pada 2019 berkembang hingga Rp59,50 triliun.
Dengan sistem tersebut, Ganjar melibatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan untuk menumbuhkan ketertarikan investor. Sebab itu, Jateng berhasil mengurangi volume sampah mencapai 1.232.731 ton, dan tingkat keterkelolaan sampah mencapai 63,19 persen.
"Bagaimana kita mensosialisasikan kepada masyarakat di mana daerah-daerahnya akan kedatangan investor terkait dengan Green Economy, termasuk sirkular ekonomi," kata Ganjar dalam acara Central Java Invesment Business Forum (CJIBF) 2023 di Komplek Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng, Senin (21/8/2023).
Baca Juga: Ganjar Beri Pesan ke Calon Wisudawan UGM: Jangan Lupakan Mimpi Pendiri Bangsa
Konsep yang dipakai Ganjar di berbagai sektor pembangunan seperti perdagangan hingga pariwisata ini berhasil menarik ratusan triliun investasi di Jateng selama dua periode kepemimpinan. Berdasarkan data Dinas PMPTSP Jateng, pada 2016 realisasi investasi mencapai Rp38,18 triliun, pada 2017 tercatat Rp51,54 triliun, pada 2018 menjadi Rp59,27 triliun, dan pada 2019 berkembang hingga Rp59,50 triliun.
Lihat Juga :