Bos BKPM: Cuma Pengusaha yang Bisa Selamatkan Ekonomi dari Tekanan Pandemi

Kamis, 30 Juli 2020 - 16:12 WIB
loading...
Bos BKPM: Cuma Pengusaha...
Kepala BKPM Bahli Lahadalia. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa yang bisa menyelamatkan perekonomian akibat tekanan pandemi Covid-19 adalah pengusaha. Alasannya, yang bisa memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat cuma pengusaha, melalui investasi .

"Pahlawan yang menyelamatkan dalam kondisi ekonomi seperti ini cuma pengusaha," Kata Bahlil, dalam program Indonesia Bicara yang ditayangkan melalui Youtube Media Indonesia, Kamis (30/7/2020).

(Baca Juga: Investasi Jadi Obat Kelesuan Ekonomi, Bahlil Minta Investor Jangan Dihalangi)

Ia menjelaskan, pandemi Covid-19 mengakibatkan perlambatan pertumbuhan ekonomi di semua kawasan. Hal itu menyebabkan terjadinya pengangguran besar-besaran. Berdasarkan data yang ada, kata dia, saat ini sekitar 16 juta orang butuh lapangan pekerjaan. "untuk itu, rumus untuk menyelesaikan lapangan pekerjaan adalah investasi," tegasnya.

Demi memperlancar investasi, Bahlil menegaskan bahwa tidak ada lagi pemirikiran, baik BKPM atau Kementerian/lembaga yang merasa penting dan dibutuhkan oleh pengusaha. Saat ini, semua harus duduk bersama-sama dengan pengusaha demi memperlancar kegiatan investasi.

(Baca Juga: Cerita Sandiaga Uno Soal PHK di Saat Krisis 1998)

"Sekarang kita itu harus harus duduk sama rendah, berdiri sama tinggi untuk mencari solusi yang baik bagaimana memberikan suatu langkah-langkah komprehensif untuk pengembangan ekonomi nasional," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
2 Pengusaha Penyuap...
2 Pengusaha Penyuap Noel Ebenezer Cs Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Rekomendasi
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
5 Herbal yang Bisa Bantu...
5 Herbal yang Bisa Bantu Mencegah Tekanan Darah Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved