Salip Pertumbuhan Ekonomi G7, 40 Negara Siap Gabung BRICS

Rabu, 23 Agustus 2023 - 12:22 WIB
loading...
A A A
Mengutip Silk Road Briefing, lima negara BRICS saat ini menyumbang 31,5% dari PDB global, sementara pangsa G7 turun menjadi 30%. BRICS diperkirakan akan menyumbang lebih dari 50% PDB global pada tahun 2030, dengan usulan perluasan yang hampir pasti akan meningkat.

PDB China telah melampaui PDB Amerika Serikat (AS) pada 2015, ketika membandingkan ekonomi dalam hal paritas pembelian. Hal ini akan membawa perubahan global yang signifikan seperti yang dinyatakan oleh Presiden China Xi Jinping dalam kata-kata perpisahannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin ketika meninggalkan Moskow kembali ke Beijing setelah pertemuan puncak beberapa saat lalu.

Isu utamanya adalah pengelompokan BRICS, termasuk usulan anggota baru yang sangat banyak berada dalam orbit China dan Rusia. Sedangkan G7, termasuk Uni Eropa dan Amerika Serikat kehilangan pengaruh di antara mereka.

Hal ini disebabkan oleh berbagai masalah termasuk ketidakpercayaan terhadap kebijakan luar negeri AS, keinginan untuk membentengi diri dari sanksi dengan menciptakan blok perdagangan alternatif selain G7, apa yang dilihat sebagai keserakahan Uni Eropa di pasar global, dan kebencian yang sudah lama dipegang terhadap berbagai warisan Eropa dari masa kolonial.

Tak berhenti di situ, hal ini juga dapat diharapkan untuk mengantarkan perubahan yang banyak dibicarakan dari basis global unilateral, yang dipimpin oleh AS, ke basis multipolar, yang dipimpin oleh negara-negara BRICS utama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Rekomendasi
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved