Soal Polusi Udara Jakarta, Ini Kata KLHK, Kemenko Marves, dan PLN
Rabu, 23 Agustus 2023 - 20:40 WIB
loading...
Banyak faktor yang menyebabkan polusi udara di Jakarta. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah kalangan menilai ada pandangan yang ingin memojokkan pembangkit listrik tenaga uap ( PLTU ) pada isu polusi udara di Jakarta. Pasalnya, PLTU sudah menerapkan standar yang tinggi.
Baca juga: Dapat Dana Rp7,66 Triliun untuk Pensiunkan PLTU, BKF Singgung Minimnya Peran Swasta
Direktur Pengendalian Pencemaran Udara Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK Luckmi Purwandari menduga ada pihak yang ingin menggiring opini di tengah isu polusi udara di ibu kota.
“Memang foto itu (citra satelit udara) sudah beredar dan kami sebenarnya sudah melakukan kajian. Kalau dilihat di website copernicus sentinel-5p satellite menunjukkan bagaimana nitrogen dioksida di udara itu seperti apa,” ujarnya dalam sebuah diskusi dengan tema Solusi Polusi Jakarta, dikutip Rabu (23/8/2023).
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur & Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin mengungkapkan komitmen pemerintah untuk mengatasi polusi udara di Indonesia termasuk DKI Jakarta. Rachmat mengatakan beberapa penelitian mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan polusi udara.
Di Jakarta polusi utamanya terkait Particulate Matter (PM2.5) disumbang oleh sektor transportasi sebanyak 67%, industri 26,8, dan PLTU sebesar 5,7%.
Baca juga: Dapat Dana Rp7,66 Triliun untuk Pensiunkan PLTU, BKF Singgung Minimnya Peran Swasta
Direktur Pengendalian Pencemaran Udara Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK Luckmi Purwandari menduga ada pihak yang ingin menggiring opini di tengah isu polusi udara di ibu kota.
“Memang foto itu (citra satelit udara) sudah beredar dan kami sebenarnya sudah melakukan kajian. Kalau dilihat di website copernicus sentinel-5p satellite menunjukkan bagaimana nitrogen dioksida di udara itu seperti apa,” ujarnya dalam sebuah diskusi dengan tema Solusi Polusi Jakarta, dikutip Rabu (23/8/2023).
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur & Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin mengungkapkan komitmen pemerintah untuk mengatasi polusi udara di Indonesia termasuk DKI Jakarta. Rachmat mengatakan beberapa penelitian mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan polusi udara.
Di Jakarta polusi utamanya terkait Particulate Matter (PM2.5) disumbang oleh sektor transportasi sebanyak 67%, industri 26,8, dan PLTU sebesar 5,7%.
Lihat Juga :