MIND ID Terapkan Pertambang Cerdas Pertama di ASEAN

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 12:20 WIB
loading...
MIND ID Terapkan Pertambang...
MIND ID, lewat Freeport Indonesia, menerapkan pertambangan cerdas. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - MIND ID , BUMN holding pertambangan, melalui PT Freeport Indonesia (PTFI), telah menggunakan teknologi 5G Mining Freeport untuk aktivitas pertambangan cerdas atau smart mining. Teknologi yang merupakan kerja sama antara PTFI dan Telkomsel ini adalah yang pertama di Asia Tenggara.

Baca juga: Jadi Pemegang Saham Mayoritas, Bos MIND ID Tak Bisa Komentari Gugatan Freeport

Tak hanya bermanfaat di bidang komunikasi, teknologi teknologi 5G ini juga bermanfaat untuk dunia pertambangan. Jaringan 5G Telkomsel yang sangat stabil dapat mendukung aktivitas smart mining, seperti sistem kendali jarak jauh, otomatisasi pekerjaan, dan peningkatan keselamatan kerja.

"Teknologi 5G Mining Freeport merupakan salah satu inovasi baru yang dilakukan pemerintah di bidang pertambangan. Terobosan ini membuat Freeport menjadi pelopor smart mining pertama di Asia Tenggara," kata Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf, dalam keterangannya, Jumat (25/8/2023).

Kehadiran smart mining menjadi bukti otentik pemanfaatan jaringan 5G. Smart mining merupakan sistem pertambangan yang memanfaatkan teknologi internet untuk mendukung pekerjaan. Dengan teknologi 5G, sistem ini berfokus pada otomatisasi dan peningkatan keselamatan kerja.

Salah satu manfaat utama jaringan 5G di dunia pertambangan adalah untuk mendukung keselamatan kerja para pegawai. Aktivitas pertambangan yang lebih banyak dilakukan di bawah tanah hingga kedalaman mencapai 1.500 meter di bawah permukaan tanah, membutuhkan teknologi canggih untuk mengontrol keselamatan kerja. 5G smart mining mencoba meminimalisasi risiko tersebut.

Selain itu, teknologi ini juga memiliki peran penting untuk melakukan monitoring secara real time. Risiko kecelakaan kerja pun bisa lebih rendah dengan penggunaan kamera yang didukung teknologi AI dan jaringan internet 5G.

Sementara itu, penerapan teknologi smart mining di Indonesia sudah diuji coba di berbagai negara, seperti Amerika Serikat, China, Swedia, dan Rusia. Hasil uji coba tersebut membuktikan teknologi smart mining mampu mengoptimalkan produktivitas hingga 25%.

Teknologi ini juga mampu menghemat biaya operasional hingga 40%, terutama untuk pengeboran. Dari segi energi, teknologi smart mining juga bisa menghemat hingga 20%.

Kesuksesan tersebut pun memberi inspirasi bagi Indonesia untuk menerapkan teknologi 5G smart mining. Kerja sama antara PTFI dan Telkomsel menghasilkan pengaktualisasian smart mining di Indonesia hingga menjadi yang pertama di Asia Tenggara.

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo telah meresmikan 5G Mining di PTFI, Kabupaten Mimika, Papua. Peresmian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia telah bergerak lebih maju dengan menerapkan 5G Smart Mining pertama di Asia Tenggara oleh PTFI yang didukung Telkomsel.

Presiden Jokowi telah meninjau secara langsung penggunaan teknologi tersebut di tambang Grasberg milik PTFI. Presiden Jokowi mengaku senang karena teknologi mutakhir ini diawaki oleh sumber daya manusia (SDM) dalam negeri, khususnya Papua.

Tak hanya smart mining, MIND ID juga telah membuktikan keberadaan dan kemampuannya mengikuti zaman. Noble purpose MIND ID sudah beradaptasi pada era Revolusi Industri 4.0.

Baca juga: Pramugari Cantik dan Petunjuk tentang Jatuhnya Pesawat Prigozhin

Anggota MIND ID, PT Bukit Asam (PTBA), sudah menerapkan Corporate Information System and Enterprise Application (CISEA) yang mengintegrasikan sejumlah sistem, seperti Automation and SCADA System Integration dan Bukit Asam Mine Dispatch Optimation System. Melalui CISEA, pemeliharaan software dan perbaikan (troubleshooting) bisa dilakukan dari jarak jauh.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Adopsi Teknologi dan...
Adopsi Teknologi dan AI Jadi Arah Baru Industri Pertambangan
Rosan hingga Bahlil...
Rosan hingga Bahlil Kompak soal Pembentukan Badan Khusus Ekspor: Tunggu Presiden
MMS Resources Bidik...
MMS Resources Bidik Teknologi Tambang Modern dari China
KKP Tegaskan Tambang...
KKP Tegaskan Tambang di Pulau Kecil Dibolehkan Asal Penuhi Syarat Ketat
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Team RS–Telkomsel...
Team RS–Telkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Rekomendasi
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Pancasakti Run 2026...
Pancasakti Run 2026 Tawarkan Kesempatan Menuju World Marathon Majors 2027
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved