Pekerja Freeport Ragukan Kemampuan BUMN Kelola Tambang Grasberg

Kamis, 09 Maret 2017 - 18:33 WIB
Pekerja Freeport Ragukan...
Pekerja Freeport Ragukan Kemampuan BUMN Kelola Tambang Grasberg
A A A
JAKARTA - Para pekerja PT Freeport Indonesia yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Peduli Freeport (GSPF) meragukan kemampuan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengelola tambang Grasberg di Papua, yang selama ini dikelola Freeport. Pasalnya, medan yang ditempuh untuk sampai ke Grasberg sangat sulit.

(Baca: Luhut Pastikan Solusi Konflik Freeport Tak Korbankan Karyawan )

Salah seorang perwakilan karyawan Freeport, Bertha Julianus Ibo mengungkapkan, transportasi yang digunakan untuk mengangkut barang material tidak bisa lewat darat. Freeport biasanya mengangkut barang-barang kebutuhan pertambangannya menggunakan helikopter.

"‎Semua material harus diangkut menggunakan helikopter itu butuh biaya besar. Rumah dibangun jembatan asrama sekolah itu semua materialnya diangkut menggunakan helikopter, apa pemerintah melakukan itu?" katanya di Kantor Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Dia mengaku tidak yakin pemerintah maupun perusahaan pelat merah akan mampu menjangkau hal tersebut. Pasalnya, untuk mendatangkan tenaga medis ke lokasi saja, pihaknya harus mengemis terlebih dahulu kepada pemerintah.

(Baca: Karyawan Freeport Ngadu ke Luhut Jadi Korban Konflik Kepentingan )

"Pemerintah saja mengirimkan tenaga medis ke sana harus kami yang mengemis, karena kami sudah siapkan puskesmas, sekolah. Tapi pemerintah tidak siapkan guru dan perawat di sana," ujar Bertha.

Menurutnya, BUMN akan tutup mata mengenai hal tersebut. Perusahaan negara dianggapnya hanya akan melakukan program-program sekadar untuk melengkapi ‎kegiatannya semata.

"Jadi, omong kosong kalau pemerintah katakan bisa tanggulangi ini. Perusahaan asing yang dikatakan menggerogoti sekian tahun lamanya itu harus diklarifikasi kembali. Karena kami sebagai karyawan yang melakukan pekerjaan ini sehari-hari tidak terima itu," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
12 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
49 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved