Apa Saja Keuntungan Indonesia Jika Bergabung dengan OECD?

Senin, 28 Agustus 2023 - 15:42 WIB
loading...
Apa Saja Keuntungan...
Presiden Jokowi saat menerima delegasi dari OECD di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (10/08/2023). Ada beberapa keuntungan jika Indonesia bergabung dengan OECD. Foto/Dok. BPMI Setpres
A A A
JAKARTA - Ada banyak keuntungan bagi Indonesia jika nantinya resmi bergabung dengan OECD . Salah satu yang utama adalah menyempurnakan kebijakan-kebijakan sesuai standar internasional, termasuk negara maju.

Saat ini Indonesia tengah berada dalam proses aksesi menjadi anggota Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). Mengutip laman Kemenko Perekonomian pada Senin (28/8/2023), Menko Airlangga Hartarto menjadi tuan rumah dalam jamuan makan malam bagi 28 perwakilan negara anggota OECD.

Berlangsung di Park Hyatt Hotel Jakarta, Kamis (24/8/2023), pertemuan itu ditujukan untuk mendiseminasikan perkembangan terkini perekonomian Indonesia serta menjaring dukungan bagi proses aksesi Indonesia pada OECD. Jika nantinya resmi bergabung OECD, apa saja keuntungan yang bisa didapat Indonesia?

Keuntungan Indonesia Jika Bergabung dengan OECD

1. Langkah Mencapai Tujuan Strategis Nasional


Indonesia memerlukan sarana dan pendekatan baru guna memandu pembuat kebijakan terus bergerak maju, terutama dengan menyesuaikan diri dengan standar internasional. Kondisi ini bisa diwujudkan dengan status keanggotaan OECD.

Pada pertemuan dengan perwakilan anggota OECD beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa berbagai institusi dan pembuat kebijakan di Tanah Air bisa mengambil manfaat dari proses keanggotaan OECD. Salah satunya adalah memperkuat penyusunan kebijakan berbasis bukti dan analisis, termasuk pada aspek reformasi lingkungan, sosial dan tata kelola.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Evaluasi Ekonomi Nasional,...
Evaluasi Ekonomi Nasional, DPR dan Pemerintah Perkuat Koordinasi Kebijakan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
Berita Terkini
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved