Apa Saja Keuntungan Indonesia Jika Bergabung dengan OECD?

Senin, 28 Agustus 2023 - 15:42 WIB
loading...
A A A

3. Menarik Investasi Asing


Keuntungan lain dari bergabungnya Indonesia dengan OECD adalah menarik minat investasi asing. Status anggota OECD bisa meningkatkan citra Indonesia di mata investor seiring dengan kebijakan organisasi yang cenderung terbuka.

Status yang telah melekat pada OECD bisa menarik minat investor untuk melirik Indonesia. Nantinya, Foreign Direct Investment (FDI) ini bisa digunakan pada program pembangunan yang diprioritaskan negara.

4. Kerja Sama dengan Negara Maju


Keanggotaan resmi OECD bisa membuat pemangku kebijakan Indonesia belajar banyak dari negara maju. Transfer pengetahuan ini akan sangat menguntungkan bagi pihak-pihak terkait demi kemajuan bangsa dan negara.

Akses keanggotaan resmi ini dapat berperan penting dalam mengatasi berbagai tantangan perekonomian nasional. Tak hanya menyempurnakan kebijakan yang sudah ada, namun bisa juga untuk merancang strategi baru hingga menemukan solusi tepat terhadap isu-isu potensial.

Itulah sejumlah keuntungan yang nantinya bisa diambil ketika Indonesia resmi menjadi anggota OECD.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Rekomendasi
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tony Blair di Kertanegara Senin Malam Bahas Apa?
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved