Wall Street Menanjak Naik, Tren Suku Bunga Tinggi The Fed Diyakini Berakhir
Rabu, 30 Agustus 2023 - 07:53 WIB
loading...
Wall Street berakhir menguat tajam pada perdagangan, Selasa (29/8/2023) waktu setempat, terangkat oleh Tesla, Nvidia dan saham-saham megacap lainnya. Foto/Dok
A
A
A
NEW YORK - Wall Street berakhir menguat tajam pada perdagangan, Selasa (29/8/2023) waktu setempat, terangkat oleh Tesla, Nvidia dan pertumbuhan saham-saham megacap lainnya. Hal itu terjadi setelah penurunan lapangan kerja bulanan memperkuat ekspektasi jeda kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS alias The Fed .
Baca Juga: Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Mengutip Reuters, indeks S&P 500 naik 1,45% mengakhiri sesi pada posisi 4.497,63. Sedangkan Nasdaq menguat 1,74% menjadi 13.943,76, selanjutnya Dow Jones Industrial Average naik 0,85% ke level 34.852,67.
S&P 500 mencatat kenaikan satu hari terkuatnya sejak 2 Juni, sementara Nasdaq menjalani sesi terkuatnya sejak 28 Juli, dan kedua indeks ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari dua minggu.
Baca Juga: IHSG Berpeluang Rebound ke 6.900, Pasar Cermati Efek Pidato Bos The Fed
Kenaikan tajam terjadi setelah Survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) Departemen Tenaga Kerja menunjukkan jumlah lowongan pekerjaan mencapai 8,827 juta pada bulan Juli, turun selama tiga bulan berturut-turut dan menandakan berkurangnya tekanan pasar tenaga kerja.
Baca Juga: Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Mengutip Reuters, indeks S&P 500 naik 1,45% mengakhiri sesi pada posisi 4.497,63. Sedangkan Nasdaq menguat 1,74% menjadi 13.943,76, selanjutnya Dow Jones Industrial Average naik 0,85% ke level 34.852,67.
S&P 500 mencatat kenaikan satu hari terkuatnya sejak 2 Juni, sementara Nasdaq menjalani sesi terkuatnya sejak 28 Juli, dan kedua indeks ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari dua minggu.
Baca Juga: IHSG Berpeluang Rebound ke 6.900, Pasar Cermati Efek Pidato Bos The Fed
Kenaikan tajam terjadi setelah Survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) Departemen Tenaga Kerja menunjukkan jumlah lowongan pekerjaan mencapai 8,827 juta pada bulan Juli, turun selama tiga bulan berturut-turut dan menandakan berkurangnya tekanan pasar tenaga kerja.
Lihat Juga :