Wall Street Menanjak Naik, Tren Suku Bunga Tinggi The Fed Diyakini Berakhir
Rabu, 30 Agustus 2023 - 07:53 WIB
loading...
A
A
A
Nvidia dan Tesla memimpin omset di Wall Street, dengan lebih dari USD33 miliar diperdagangkan di setiap saham.
Alphabet (GOOGL.O) menerima peningkatan sebesar 2,7% seiring serangkaian teknologi kecerdasan buatan dan kemitraan baru yang diluncurkan oleh perusahaan induk Google.
Volume di bursa AS relatif kecil, dengan 10,0 miliar lembar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 10,7 miliar lembar saham pada 20 sesi sebelumnya.
Seluruh 11 indeks sektor S&P 500 menguat, dipimpin oleh sektor jasa komunikasi (.SPLRCL), naik 2,46%, diikuti oleh kenaikan 2,35% pada indeks sektor konsumen (.SPLRCD).
Laporan non-farm payrolls bulan Juli pada hari Jumat akan memberikan investor lebih banyak kejelasan tentang keadaan pasar tenaga kerja. Fokus juga akan tertuju pada indeks pengeluaran konsumsi pribadi, yang merupakan ukuran inflasi pilihan The Fed, yang akan dirilis pada hari Kamis.
Kurangnya kejutan hawkish dalam komentar Ketua Fed Jerome Powell pada simposium Jackson Hole minggu lalu mendukung saham pada hari Senin, dengan fokus sekarang pada data ekonomi mendatang untuk mengukur berapa lama bank sentral dapat mempertahankan suku bunga tetap tinggi.
Alphabet (GOOGL.O) menerima peningkatan sebesar 2,7% seiring serangkaian teknologi kecerdasan buatan dan kemitraan baru yang diluncurkan oleh perusahaan induk Google.
Volume di bursa AS relatif kecil, dengan 10,0 miliar lembar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 10,7 miliar lembar saham pada 20 sesi sebelumnya.
Seluruh 11 indeks sektor S&P 500 menguat, dipimpin oleh sektor jasa komunikasi (.SPLRCL), naik 2,46%, diikuti oleh kenaikan 2,35% pada indeks sektor konsumen (.SPLRCD).
Laporan non-farm payrolls bulan Juli pada hari Jumat akan memberikan investor lebih banyak kejelasan tentang keadaan pasar tenaga kerja. Fokus juga akan tertuju pada indeks pengeluaran konsumsi pribadi, yang merupakan ukuran inflasi pilihan The Fed, yang akan dirilis pada hari Kamis.
Kurangnya kejutan hawkish dalam komentar Ketua Fed Jerome Powell pada simposium Jackson Hole minggu lalu mendukung saham pada hari Senin, dengan fokus sekarang pada data ekonomi mendatang untuk mengukur berapa lama bank sentral dapat mempertahankan suku bunga tetap tinggi.
(akr)
Lihat Juga :