Pemerintah Dinilai Tak Punya Dalih untuk Naikkan Harga BBM dan Gas Bersubsidi
Kamis, 31 Agustus 2023 - 11:32 WIB
loading...
Kuota BBM dan gas subsidi dinilai masih aman. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah diminta tidak mengembangkan wacana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak ( BBM ) dan gas bersubsidi. Pasalnya, hingga saat ini semua indikator kenaikan harga BBM dan gas LPG 3 kilogram masih aman sehingga tidak ada alasan untuk menaikkan harga.
Baca juga: Pertalite Bakal Dihapus Tahun Depan, Ini Penggantinya
"Permintaan BBM dan gas bersubsidi masih dalam batas aman dibandingkan dengan kuota yang tersedia. Dolar dan harga minyak mentah dunia juga relatif stabil sehingga tidak ada alasan untuk menaikkan harga BBM dan gas bersubsidi. Saya sudah memastikan dalam RDP Komisi VII dengan Dirut Pertamina dan seluruh jajarannya, Rabu (30/8/2023)," jelas Mulyanto, anggota Komisi VII DPR , Kamis (31/8/2023).
Ia menambahkan, prognosis penyerapan BBM bersubsidi tahun 2023 masih dalam batas aman dibandingkan dengan kuota yang ada. Apalagi harga BBM dunia juga masih di bawah angka asumsi APBN dan fluktuasi dolar yang relatif stabil.
Begitu juga prognosis permintaan gas LPG 3 kilogram yang diperkirakan melebihi kuota hanya sebesar 0.28 juta metrik ton dari kuota tahun 2023 yang sebesar 8 juta metrik ton. Bahkan APBN untuk subsidi gas melon ini dapat dihemat sebesar Rp25 triliun karena harga gas LPG CP Aramco yang jauh di bawah angka asumsi APBN.
Baca juga: Pertalite Bakal Dihapus Tahun Depan, Ini Penggantinya
"Permintaan BBM dan gas bersubsidi masih dalam batas aman dibandingkan dengan kuota yang tersedia. Dolar dan harga minyak mentah dunia juga relatif stabil sehingga tidak ada alasan untuk menaikkan harga BBM dan gas bersubsidi. Saya sudah memastikan dalam RDP Komisi VII dengan Dirut Pertamina dan seluruh jajarannya, Rabu (30/8/2023)," jelas Mulyanto, anggota Komisi VII DPR , Kamis (31/8/2023).
Ia menambahkan, prognosis penyerapan BBM bersubsidi tahun 2023 masih dalam batas aman dibandingkan dengan kuota yang ada. Apalagi harga BBM dunia juga masih di bawah angka asumsi APBN dan fluktuasi dolar yang relatif stabil.
Begitu juga prognosis permintaan gas LPG 3 kilogram yang diperkirakan melebihi kuota hanya sebesar 0.28 juta metrik ton dari kuota tahun 2023 yang sebesar 8 juta metrik ton. Bahkan APBN untuk subsidi gas melon ini dapat dihemat sebesar Rp25 triliun karena harga gas LPG CP Aramco yang jauh di bawah angka asumsi APBN.
Lihat Juga :