Tanpa Garuda Indonesia Merger Maskapai BUMN Terus Jalan, Ini Alasannya!
Minggu, 03 September 2023 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
”BUMN terus menekan biaya logistik. Sebelumnya biaya logistik mencapai 23%, sekarang jadi 11%. Upaya merger untuk menekan cost,’’ beber Erick.
Selain bisa menekan biaya logistik, merger maskapai juga bisa menekan harga tiket. Ini yang jadi alasan selanjutnya.
Dengan merger, Erick berharap akan membantu menurunkan harga tiket. Pasalnya, jika jumlah pesawat bertambah, kompetisi antar-maskapai semakin meningkat sehingga akan membentuk keseimbangan harga baru.
"Kalau jumlah pesawatnya nambah, kompetisi terbuka, tiket menurun. Kita hanya bisa kontrol 35%, 65% swasta,” jelas Erick.
Alasan ketiga adalah menjaga efektivitas penerbangan. Erick menjelaskan, saat ini industri pesawat terbang Indonesia 65% dikuasai oleh pihak swasta. Sementara pemerintah hanya memiliki porsi 35% saja.
"(Dengan merger) Efektivitas penerbangan yang ada di Indonesia bisa kita terus jaga," ujar Erick
Selain bisa menekan biaya logistik, merger maskapai juga bisa menekan harga tiket. Ini yang jadi alasan selanjutnya.
Dengan merger, Erick berharap akan membantu menurunkan harga tiket. Pasalnya, jika jumlah pesawat bertambah, kompetisi antar-maskapai semakin meningkat sehingga akan membentuk keseimbangan harga baru.
"Kalau jumlah pesawatnya nambah, kompetisi terbuka, tiket menurun. Kita hanya bisa kontrol 35%, 65% swasta,” jelas Erick.
Alasan ketiga adalah menjaga efektivitas penerbangan. Erick menjelaskan, saat ini industri pesawat terbang Indonesia 65% dikuasai oleh pihak swasta. Sementara pemerintah hanya memiliki porsi 35% saja.
"(Dengan merger) Efektivitas penerbangan yang ada di Indonesia bisa kita terus jaga," ujar Erick
Lihat Juga :