Anak Buah Sri Mulyani Ngaku Belum Bahas Soal Penghapusan Pertalite

Senin, 04 September 2023 - 14:55 WIB
loading...
Anak Buah Sri Mulyani...
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku belum membahas rencana penghapusan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan menggantinya dengan Pertamax Green 92. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) mengaku belum membahas rencana penghapusan bahan bakar minyak atau BBM subsidi jenis Pertalite dan menggantinya dengan Pertamax Green 92. Sebelumnya Sebelumnya Pertamina meminta dukungan Komisi VII untuk merilis Pertamax Green 92 untuk menggantikan Pertalite.

"Belum dibahas," jelas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribo ketika ditemui usai Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/9/2023).

Baca Juga: Jika Pertalite Diganti dengan Pertamax Green, Masyarakat Minta Harganya Sama

Diterangkan sebelumnya oleh Pertamina bahwa pada tahun depan hanya akan ada 3 produk yakni Pertamax Green 92 dengan campuran RON 90 dengan campuran 7% etanol E7. Selanjutnya, Pertamax Green 95 yang merupakan Pertamax dengan campuran 8 persen etanol, dan ketiga Pertamax Turbo.

Sedangkan Menteri ESDM Arifin Tasrif juga belum bisa memastikan bahwa BBM subsidi jenis Pertalite apakah akan hilang pada 2024 mendatang. "Belum, (pertalite) belum hilang nanti," jelasnya ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (1/9).

Baca Juga: Pertalite Diganti Pertamax Green 92 Tahun Depan, Ini Kata Menteri ESDM

Adapun isu menghilangnya Pertalite dari daftar BBM yang dijual PT Pertamina (Persero) itu pertama kali diungkapkan oleh sang Direktur Utama perseroan yakni Nicke Widyawati sendiri.

Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR RI pada Rabu (30/9/2023) lalu, Nicke mengungkaokan bahwa pihaknya akan merilis Pertamax Green 92. Produk ini merupakan percampuran antara Pertalite dengan etanol sebanyak 7 persen sehingga Research Oktan Number akan naik dari yang semula 90 ke 92.

"Sehingga nantinya tahun depan hanya akan ada 3 produk Pertamax, yang pertama Pertamax Green 92 dengan campuran RON 90 dengan 7 persen etanol yang kita sebut E7. Kedua, Pertamax Green 95 yaitu percampuran Pertamax dengan 8 persen etanol, dan ketiga Pertamax Turbo," terangnya.

Sebab dikatakannya, berdasarkan aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan bahwa BBM yang boleh dijual di Indonesia sejatinya paling minim yakni 91.

"Jadi itu sudah sangat pas, dari aspek lingkungan. Kedua mandatori bioetanol, bioenergi bisa kita penuhi dan ketiga kita menurunkan impor gasoline," jelas Nicke.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Berita Terkini
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Infografis
Transaksi Rp349 T, Sri...
Transaksi Rp349 T, Sri Mulyani Tegaskan: Tak Ada Perbedaan Data
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved