Tiket Kereta Cepat Dipastikan Enggak Kecipratan Subsidi, Jadi Berapa Harganya?
Senin, 04 September 2023 - 15:56 WIB
loading...
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan, bahwa moda transportasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan, bahwa moda transportasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah. Kepastian ini disampaikan oleh Dirut Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (4/9/2023).
Baca Juga: Harga Tiket Kereta Cepat Diusulkan Rp250 Ribu, Wamen BUMN: So Far Belum Ada Subsidi
Dwiyana mengatakan, bahwa keputusan tersebut telah didapatkan dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang menyatakan, bahwa alokasi untuk subsidi KCJB tidak ada. "Nggak nggak. Pak Menhub udah bilang tidak ada alokasi dana subsidi untuk kereta api cepat," katanya.
Adapun ketika ditanya terkait pertimbangan diberikannya subsidi, Dwiyana mengatakan, bahwa keputusan itu ada di Kemenhub sebagai regulatornya. "Tanya Kemenhub dong kan regulator. Kami dari awal ikutin regulasi pemerintah," katanya.
Baca Juga: Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp250 Ribu, Berlaku Tetap 3 Tahun
Baca Juga: Harga Tiket Kereta Cepat Diusulkan Rp250 Ribu, Wamen BUMN: So Far Belum Ada Subsidi
Dwiyana mengatakan, bahwa keputusan tersebut telah didapatkan dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang menyatakan, bahwa alokasi untuk subsidi KCJB tidak ada. "Nggak nggak. Pak Menhub udah bilang tidak ada alokasi dana subsidi untuk kereta api cepat," katanya.
Adapun ketika ditanya terkait pertimbangan diberikannya subsidi, Dwiyana mengatakan, bahwa keputusan itu ada di Kemenhub sebagai regulatornya. "Tanya Kemenhub dong kan regulator. Kami dari awal ikutin regulasi pemerintah," katanya.
Baca Juga: Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp250 Ribu, Berlaku Tetap 3 Tahun
Lihat Juga :