Kolaborasi Mendukung 45.000 Pengusaha Mikro di Seluruh Dunia
Jum'at, 01 September 2023 - 21:29 WIB
loading...
Sejumlah pihak berkolaborasi mendukung usaha kecil di seluruh dunia. Foto/braumillerconsulting
A
A
A
JAKARTA - Change Make Her, inisiatif bersama antara The Coca-Cola Foundation dengan organisasi pinjaman mikro nirlaba Kiva, akan menyediakan dana pinjaman berkelanjutan bagi para wirausahawan di kawasan Asia Tenggara, Pasifik Selatan, Afrika, Amerika Latin, dan Eropa.
Baca juga: Pelatihan HIPWI FKPPI Cetak Wirausahawan Anak Kolong Milenial
Program untuk memperluas akses keuangan bagi para wirausahawan yang kurang terwakili di seluruh dunia ini akan berlangsung hingga 5 tahun ke depan. Fokus Change Make Her akan mencakup beragam bidang yang memiliki dampak besar, seperti pertanian berkelanjutan, ketahanan terhadap perubahan iklim, pengelolaan air, serta perdagangan ritel.
Presiden The Coca-Cola Foundation, Saadia Madsbjerg menyampaikan bahwa dana yang dipinjam akan dikembalikan ke dana asal, sehingga memungkinkan dana tersebut untuk dipinjam dan kembali dipinjamkan kepada peminjam lain di seluruh dunia. Mekanisme ini diharapkan dapat meningkatkan volume pinjaman dari dana hibah sebesar USD1,1 juta pada 2023 menjadi USD4,5 juta pada 2028.
"Kami sangat senang dapat mengumumkan kemitraan baru kami dengan Kiva, yang melampaui konsep donasi konvensional," kata Madsbjerg saat DEI Summit 'Level the Playing Field' di Sydney, Australia, yang dikutip dari keterangan resminya, Jumat (1/9/2023).
Baca juga: Pelatihan HIPWI FKPPI Cetak Wirausahawan Anak Kolong Milenial
Program untuk memperluas akses keuangan bagi para wirausahawan yang kurang terwakili di seluruh dunia ini akan berlangsung hingga 5 tahun ke depan. Fokus Change Make Her akan mencakup beragam bidang yang memiliki dampak besar, seperti pertanian berkelanjutan, ketahanan terhadap perubahan iklim, pengelolaan air, serta perdagangan ritel.
Presiden The Coca-Cola Foundation, Saadia Madsbjerg menyampaikan bahwa dana yang dipinjam akan dikembalikan ke dana asal, sehingga memungkinkan dana tersebut untuk dipinjam dan kembali dipinjamkan kepada peminjam lain di seluruh dunia. Mekanisme ini diharapkan dapat meningkatkan volume pinjaman dari dana hibah sebesar USD1,1 juta pada 2023 menjadi USD4,5 juta pada 2028.
"Kami sangat senang dapat mengumumkan kemitraan baru kami dengan Kiva, yang melampaui konsep donasi konvensional," kata Madsbjerg saat DEI Summit 'Level the Playing Field' di Sydney, Australia, yang dikutip dari keterangan resminya, Jumat (1/9/2023).
Lihat Juga :