Sinar Mas Dukung Transformasi Digital ASEAN-BAC
Senin, 04 September 2023 - 21:37 WIB
loading...
A
A
A
Pada 2022, 40% nilai transaksi ekonomi digital ASEAN berasal dari Indonesia. Tak hanya itu, pada tahun 2023, Indonesia juga tercatat menjadi negara peringkat keenam dengan jumlah perusahaan startup terbanyak di dunia. UMKM memiliki potensi yang sangat besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN.
Melalui model kemitraan Inclusive Closed Loop yang merupakan salah satu legacy dari ASEAN-BAC 2023, kata dia, seluruh pemangku kepentingan termasuk pemerintah dan swasta bekerja sama untuk memberikan pendampingan melekat secara konsisten kepada petani dan UMKM.
"Mereka diberikan akses kepada teknologi digital tepat guna, literasi keuangan dan pembiayaan, serta pemasaran sehingga mampu meningkatkan produktivitas, meningkatkan daya saing dan naik kelas," tuturnya.
Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, berpendapat hadirnya dukungan lintas pihak juga lintas negara, akan memberi ruang bagi UMKM untuk berkembang bahkan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kawasan.
Sebagai entitas bisnis, Sinar Mas bergotong royong bersama lintas pihak berupaya membangun ekosistem yang sehat bagi usaha kecil untuk bertumbuh, melalui optimalisasi teknologi digital dan pendampingan sehingga peran mereka sebagai penggerak perekonomian semakin kuat serta berkelanjutan.
"Kemitraan dalam ASEAN-BAC ini kami harapkan membuka jalan yang lebih luas bagi sektor usaha kecil di Indonesia mampu menikmati sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kawasan, dalam hal ini Asia Tenggara," kata Ferry.
Sementara itu, Ketua ASEAN-BAC yang adalah Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid, sebelumnya memaparkan bahwa ASEAN-BAC melalui lima isu prioritas dan delapan legacy project telah berhasil menggapai beberapa pencapaian dalam isu transformasi digital.
Melalui model kemitraan Inclusive Closed Loop yang merupakan salah satu legacy dari ASEAN-BAC 2023, kata dia, seluruh pemangku kepentingan termasuk pemerintah dan swasta bekerja sama untuk memberikan pendampingan melekat secara konsisten kepada petani dan UMKM.
"Mereka diberikan akses kepada teknologi digital tepat guna, literasi keuangan dan pembiayaan, serta pemasaran sehingga mampu meningkatkan produktivitas, meningkatkan daya saing dan naik kelas," tuturnya.
Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, berpendapat hadirnya dukungan lintas pihak juga lintas negara, akan memberi ruang bagi UMKM untuk berkembang bahkan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kawasan.
Sebagai entitas bisnis, Sinar Mas bergotong royong bersama lintas pihak berupaya membangun ekosistem yang sehat bagi usaha kecil untuk bertumbuh, melalui optimalisasi teknologi digital dan pendampingan sehingga peran mereka sebagai penggerak perekonomian semakin kuat serta berkelanjutan.
"Kemitraan dalam ASEAN-BAC ini kami harapkan membuka jalan yang lebih luas bagi sektor usaha kecil di Indonesia mampu menikmati sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kawasan, dalam hal ini Asia Tenggara," kata Ferry.
Sementara itu, Ketua ASEAN-BAC yang adalah Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid, sebelumnya memaparkan bahwa ASEAN-BAC melalui lima isu prioritas dan delapan legacy project telah berhasil menggapai beberapa pencapaian dalam isu transformasi digital.
Lihat Juga :