Catat Kenaikan Imbal Hasil 27,72% di Atas Industri, Taspen Diakui Internasional

Senin, 04 September 2023 - 19:28 WIB
loading...
Catat Kenaikan Imbal...
PT Taspen (Persero) mampu membuktikan diri sebagai badan pengelola dana pensiun dan asuransi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpercaya di tingkat internasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Taspen (Persero) mampu membuktikan diri sebagai badan pengelola dana pensiun dan asuransi bagi para Aparatur Sipil Negara ( ASN ) yang terpercaya di tingkat internasional dengan terpilih sebagai Chairman of Asian Civil Service Pension Association (ACSPA) dan tuan rumah Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) yang diselenggarakan pada tanggal 31 Agustus – 1 September 2023, sebagai bagian dari rangkaian ASEAN Summit di Jakarta.

Baca Juga: Komitmen Terapkan GCG, Taspen Raih Hasil Investasi Lebih Tinggi 20% dari Rata-Rata Industri

Kepercayaan yang didapat Taspen hingga mampu mengharumkan Merah Putih di level internasional tersebut, diraih atas komitmen dalam menjalankan pengelolaan dana pensiun yang memenuhi tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), sehingga telah membawa perusahaan berhasil mencatatkan kenaikan imbal hasil investasi (Yield on Investment/YOI) rata-rata 27,72% di atas industri dalam 5 (lima) tahun terakhir.

“Kami bersyukur dapat mencapai kinerja yang setara dengan pengelola dana pensiun di negara-negara Asia sehingga bisa dipercaya sebagai Chairman of Asian Civil Service Pension Association (ACSPA) dan tuan rumah Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF)," ujar Direktur Utama Taspen, A.N.S. Kosasih.

Baca Juga: Kerja Sama MNC Bank–TASPEN, Hary Tanoe: Terima Kasih Atas Kepercayaannya

"Hal ini merupakan wujud dari komitmen Taspen yang senantiasa menerapkan GCG, dengan berpedoman pada aturan-aturan yang ditetapkan oleh lembaga yang berwenang dalam pengelolaan dana investasi dan operasional perusahaan. Kinerja ini juga telah dilakukan audit secara periodik oleh BPK-RI selama 5 tahun terakhir, tidak ada temuan material terkait investasi maupun operasional," sambungnya.

Dalam pelaksanaan investasi dan pengelolaan seluruh program yang ada, Taspen wajib mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan dan OJK, serta selalu memberikan laporan pengelolaan dana investasi kepada Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan dan OJK secara periodik.

Pengelolaan investasi ini menjadi salah satu agenda penting yang dibahas bersama seluruh anggota ACSPA pada kegiatan Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) yang merupakan bagian rangkaian ASEAN Summit yang diselenggarakan di Jakarta.

Lebih lanjut Kosasih menjelaskan, bahwa dalam strategi investasi Taspen menerapkan prinsip PAHALA, yaitu Pastikan Aman, Hasil, Andal, Likuid dan Antisipatif. Artinya memastikan bahwa investasi selalu memperhitungkan tingkat risiko (Aman), memastikan investasi menghasilkan yield/return yang optimal (Hasil), memastikan instrumen yang digunakan tepat melalui analisis (Andal), memastikan instrumen investasi mudah dicairkan (Likuid), dan memastikan pengalokasian aset-aset investasi dengan memperhatikan kondisi pasar terkini (Antisipatif).

Atas strategi investasi tersebut maka per Juni 2023, dana kelolaan Taspen lebih banyak dialokasikan pada instrumen Obligasi Pemerintah sebesar 60%, 16% dialokasikan pada Deposito, 9% Obligasi Korporasi, 7% Reksadana, 4% Saham, 2% Surat Utang Jangka Menengah, dan 2% instrumen lainnya, seperti investasi langsung, entitas asosiasi, properti, dan efek beragun aset.

“Taspen berkomitmen untuk selalu amanah dalam mengelola dana peserta dan pensiunan ASN dengan meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada peserta dan seluruh pemangku kepentingan,” tambah Kosasih.

Dengan pengalaman yang sudah terbukti dalam memberikan pelayanan bagi Aparatur Sipil Negara selama 60 tahun sebagai BUMN yang profesional, Taspen terus melakukan pembenahan dan mendekatkan diri dengan peserta melalui 57 kantor cabang, 45 Mitra Bayar dan lebih dari 17.000 titik layanan fisik serta lebih dari 3.000.000 titik layanan digital.

Tercatat, saat ini Taspen melayani 3,72 juta ASN aktif dan 3,03 juta pensiunan ASN yang tersebar di seluruh Indonesia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Askrindo Jalin Sinergi Strategis dengan Kabupaten Soppeng
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Rekomendasi
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Infografis
2 Jet Tempur Asing Bawa...
2 Jet Tempur Asing Bawa Bom Nuklir Terbang di Atas AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved