BI Beberkan Tekanan Global yang Bakal Menerjang Indonesia
Senin, 11 September 2023 - 11:06 WIB
loading...
Sejumlah tekanan global harus diwaspadai Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
LABUAN BAJO - Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia ( BI ) Erwindo Kolopaking menjelaskan, sejumlah kondisi ekonomi global yang perlu diwaspadai Indonesia. Pertama, ketidakpastian perekonomian global kembali meningkat.
Baca juga: Mata Uang Garuda Terus Keok, BI Bakal Keluarkan Surat Utang Sakti
Pergeseran komposisi pertumbuhan ekonomi global 2023 semakin kuat, meskipun secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi global sama dengan prakiraan sebelumnya di 2,7%.
"Di satu sisi, pertumbuhan ekonomi China lebih rendah akibat keyakinan pelaku ekonomi yang melemah, serta utang rumah tangga yang tinggi sehingga menurunkan konsumsi dan kinerja properti yang turun, yang kemudian berdampak pada investasi," ujar Erwindo dalam pelatihan wartawan Bank Indonesia (BI) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (9/9/2023).
Tak hanya itu, ekonomi Eropa juga melemah dipicu oleh dampak eskalasi ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) lebih baik dari prakiraan semula.
Baca juga: Mata Uang Garuda Terus Keok, BI Bakal Keluarkan Surat Utang Sakti
Pergeseran komposisi pertumbuhan ekonomi global 2023 semakin kuat, meskipun secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi global sama dengan prakiraan sebelumnya di 2,7%.
"Di satu sisi, pertumbuhan ekonomi China lebih rendah akibat keyakinan pelaku ekonomi yang melemah, serta utang rumah tangga yang tinggi sehingga menurunkan konsumsi dan kinerja properti yang turun, yang kemudian berdampak pada investasi," ujar Erwindo dalam pelatihan wartawan Bank Indonesia (BI) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (9/9/2023).
Tak hanya itu, ekonomi Eropa juga melemah dipicu oleh dampak eskalasi ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) lebih baik dari prakiraan semula.
Lihat Juga :