Pabrik Gula Djatiroto Bakal Beroperasi sesuai Rencana
Kamis, 20 Maret 2025 - 22:01 WIB
loading...
PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menyatakan bahwa proses produksi pabrik gula (PG) Djatiroto akan tetap sesuai rencana. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menyatakan bahwa proses produksi pabrik gula (PG) Djatiroto akan tetap sesuai rencana. PG Djatiroto sebelumnya dikelola oleh PTPN XI yang menjalankan program peningkatan kapasitas dan modernisasi pabrik gula dengan perusahaan KSO Hutama-Eurrosiatic-Uttam sebagai pelaksana proyek atau Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC).
“Kami memastikan bahwa proses hukum tidak berdampak pada operasional PG Djatiroto yang saat ini tengah menjalani overhaul dan perawatan rutin sebagai persiapan musim giling 2025,” kata Sekretaris Perusahaan SGN, Yunianta dalam keterangannya, Kamis (20/3/2025).
Yunita menjelaskan, proyek tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui penyertaan modal negara atau PMN 2015. Total PMN yang diterima PTPN XI yang disetujui DPR RI saat itu sebesar Rp650 miliar untuk program revitalisasi penambahan kapasitas dan modernisasi dua pabrik gula, yakni PG Djatiroto dan PG Asembagus.
Baca Juga: Mendongkrak Daya Saing Pabrik Gula
Alokasi dana PMN untuk PG Djatiroto sebesar Rp400 miliar dari kebutuhan proyek sebesar Rp847 miliar, sehingga PTPN XI menggunakan dana pendamping investasi sendiri sebesar Rp447 miliar untuk menutup kekurangan anggaran.
“Kami memastikan bahwa proses hukum tidak berdampak pada operasional PG Djatiroto yang saat ini tengah menjalani overhaul dan perawatan rutin sebagai persiapan musim giling 2025,” kata Sekretaris Perusahaan SGN, Yunianta dalam keterangannya, Kamis (20/3/2025).
Yunita menjelaskan, proyek tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui penyertaan modal negara atau PMN 2015. Total PMN yang diterima PTPN XI yang disetujui DPR RI saat itu sebesar Rp650 miliar untuk program revitalisasi penambahan kapasitas dan modernisasi dua pabrik gula, yakni PG Djatiroto dan PG Asembagus.
Baca Juga: Mendongkrak Daya Saing Pabrik Gula
Alokasi dana PMN untuk PG Djatiroto sebesar Rp400 miliar dari kebutuhan proyek sebesar Rp847 miliar, sehingga PTPN XI menggunakan dana pendamping investasi sendiri sebesar Rp447 miliar untuk menutup kekurangan anggaran.
Lihat Juga :