Kemenparekraf Bantu Pengembangan Usaha Desa Wisata di Yogyakarta
Jum'at, 15 September 2023 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Sandiaga Lantik Direktur Poltekpar, Titip Pesan Ciptakan Inovasi Pariwisata
Direktur Akses Pembiayaan, Anggara Hayun Anujuprana menambahkan harapan dari Kemenparekraf melalui program peningkatan literasi keuangan bagi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif ini agar pelaku usaha dapat merencanakan dan mencatat keuangan usaha dengan lebih baik sehingga usahanya siap untuk dipertemukan dan mendapatkan permodalan dari lembaga keuangan baik perbankan atau non perbankan.
"Dalam program Dukungan Pengembangan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf juga memberikan peningkatan kapasitas usaha di desa wisata dalam hal literasi keuangan sehingga UMKM kita dapat naik kelas dengan meraih pembiayaan baik dari perbankan ataupun non perbankan," ujar Hayun.
Dalam kegiatan ini para peserta yang terdiri dari para perwakilan dari empat desa wisata diberikan pemaparan materi oleh Otoritas Jasa Keuangan terkait “Waspada Investasi dan Pinjaman Online Ilegal”. Materi kedua “Overview Pengenalan Produk Layanan Jasa Keuangan”. Dan materi ketiga terkait “Perencanaan dan Pencatatan Keuangan bagi UMKM dan Simulasi Pencatatan Transaksi Keuangan”. Serta materi terkait “Dukungan untuk membantu pengembangan UMKM ” dari Bank Rakyat Indonesia.
Direktur Akses Pembiayaan, Anggara Hayun Anujuprana menambahkan harapan dari Kemenparekraf melalui program peningkatan literasi keuangan bagi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif ini agar pelaku usaha dapat merencanakan dan mencatat keuangan usaha dengan lebih baik sehingga usahanya siap untuk dipertemukan dan mendapatkan permodalan dari lembaga keuangan baik perbankan atau non perbankan.
"Dalam program Dukungan Pengembangan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf juga memberikan peningkatan kapasitas usaha di desa wisata dalam hal literasi keuangan sehingga UMKM kita dapat naik kelas dengan meraih pembiayaan baik dari perbankan ataupun non perbankan," ujar Hayun.
Dalam kegiatan ini para peserta yang terdiri dari para perwakilan dari empat desa wisata diberikan pemaparan materi oleh Otoritas Jasa Keuangan terkait “Waspada Investasi dan Pinjaman Online Ilegal”. Materi kedua “Overview Pengenalan Produk Layanan Jasa Keuangan”. Dan materi ketiga terkait “Perencanaan dan Pencatatan Keuangan bagi UMKM dan Simulasi Pencatatan Transaksi Keuangan”. Serta materi terkait “Dukungan untuk membantu pengembangan UMKM ” dari Bank Rakyat Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :