Dolar Dipakai Sebagai Senjata, Bankir Top Rusia Beberkan Urgensi Dedolarisasi

Senin, 18 September 2023 - 05:37 WIB
loading...
A A A
"Dan itulah yang kami lihat – para politisi di Barat menarik pelatuknya dan itu telah digunakan untuk melawan Rusia, dan tidak hanya Rusia tetapi negara-negara lain," jelasnya.

Kostin mencatat, dalam satu dekade terakhir tidak ada yang ingin menggunakan mata uang lokal dalam transaksi lintas batas dan mereka semuanya puas dengan menggunakan dolar. Namun kini semakin banyak negara mengevaluasi kembali sikap ini," tegasnya.

Lebih lanjut Ia mengaku, Rusia sempat mengajukan pertanyaan tentang penggunaan mata uang lokal sepuluh tahun yang lalu. Akan tetapi apa yang terjadi yakni, tidak ada yang menginginkannya pada saat itu.

"Mengapa? kata mereka, kami dapat menggunakan dolar, itu bagus. Lalu semua itu bagus sampai kami menghadapi situasi ketika Amerika mulai mengancam kami, mengancam negara lain, dengan mengatakan 'jika Anda tidak melakukan ini, jika Anda tidak melakukan itu, kami akan membuat Anda keluar dari dolar.' Jika mereka tidak berperilaku seperti ini, kami tidak akan pernah mengajukan pertanyaan ini," kata Kostin.

Kostin mengatakan bahwa sudah saatnya bagi negara-negara di Global South untuk menciptakan sistem keuangan mereka sendiri berdasarkan mata uang nasional.

"Ini adalah waktu yang tepat bagi Global South untuk mulai membangun sistem ini, karena meskipun Global South menghapus sistem kolonial secara politis setelah Perang Dunia 2, sistem kolonial di sektor keuangan masih ada, kekaisaran yang dibangun oleh AS dengan bantuan sekutunya masih berfungsi," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Rekomendasi
Breaking News! Dokter...
Breaking News! Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya Hari Ini
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Berita Terkini
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Menghadapi Tekanan Ekonomi,...
Menghadapi Tekanan Ekonomi, Agen Asuransi Jiwa Terus Tingkatkan Kapasitas lewat MDRT Day 2026
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved