Eco Green Living Kurangi Polusi Udara lewat Pembangunan Berkelanjutan
Senin, 18 September 2023 - 21:15 WIB
loading...
Elevee Media Talkshow yang diadakan di Alam Sutera, Tangerang, Banten, Selasa (18/9/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Isu polusi udara yang terjadi di Jakarta dan kota sekitarnya terus menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan data situs pemantau udara (IQAir), pada Senin (18/9) pagi Indeks Kualitas Udara Jakarta berada di angka 149. Angka ini termasuk dalam kategori tidak sehat dengan polusi udara PM2.5 dan nilai konsentrasi 55,2 mikrogram per meter kubik (m3).
Angka ini menunjukan kondisi udara yang tidak sehat bagi kelompok sensitif yang merugikan manusia dan juga berdampak pada hewan dan juga tumbuhan. Menurut Nirwono Joga Pengamat Tata Kota, kondisi ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru, karena Jabodetabek dan terutama Jakarta selalu mendapatkan peringkat antara 1 sampai 3 dalam 5 tahun terakhir ini terkait polusi udaranya. Dalam 5 tahun ke depan di Jabodetabek akan tetap seperti ini kalau tidak ada action semua pihak.
Secara umum, untuk membangun kota, kawasan dengan udara bersih maka harus terus membangun kawasan eco green living dan ini perlu waktu dalam membangun konsep ini, jelas Nirwono Joga dalam acara Elevee Media Talkshow yang diadakan di Alam Sutera, Tangerang, Banten (18/9/2023).
Baca Juga: Kurang Pohon Rimbun, Jokowi: Banyak Orang Jakarta Batuk-batuk
Untuk mewujudkan eco city atau eco living tersebut menurut Nirwono ada 4 pilar yang menjadi pondasinya. Pertama, membuat kondisi yang nyaman untuk orang berjalan kaki, menuju satu tempat ke tempat lainnya, misalkan ke sekolah, pasar dan fasilitas lainnya. “Di luar negeri ini sudah berkembang dengan istilah POD (pedestrian oriented development), kita dengan iklim tropis, sebaiknya pedestrian ini dipayungi oleh pepohonan, agar lebih nyaman,” jelas Nirwono.
Angka ini menunjukan kondisi udara yang tidak sehat bagi kelompok sensitif yang merugikan manusia dan juga berdampak pada hewan dan juga tumbuhan. Menurut Nirwono Joga Pengamat Tata Kota, kondisi ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru, karena Jabodetabek dan terutama Jakarta selalu mendapatkan peringkat antara 1 sampai 3 dalam 5 tahun terakhir ini terkait polusi udaranya. Dalam 5 tahun ke depan di Jabodetabek akan tetap seperti ini kalau tidak ada action semua pihak.
Secara umum, untuk membangun kota, kawasan dengan udara bersih maka harus terus membangun kawasan eco green living dan ini perlu waktu dalam membangun konsep ini, jelas Nirwono Joga dalam acara Elevee Media Talkshow yang diadakan di Alam Sutera, Tangerang, Banten (18/9/2023).
Baca Juga: Kurang Pohon Rimbun, Jokowi: Banyak Orang Jakarta Batuk-batuk
Untuk mewujudkan eco city atau eco living tersebut menurut Nirwono ada 4 pilar yang menjadi pondasinya. Pertama, membuat kondisi yang nyaman untuk orang berjalan kaki, menuju satu tempat ke tempat lainnya, misalkan ke sekolah, pasar dan fasilitas lainnya. “Di luar negeri ini sudah berkembang dengan istilah POD (pedestrian oriented development), kita dengan iklim tropis, sebaiknya pedestrian ini dipayungi oleh pepohonan, agar lebih nyaman,” jelas Nirwono.
Lihat Juga :