Barang Impor Marak Dijual Online, Perindo Desak Pemerintah Lindungi UMKM

Rabu, 20 September 2023 - 18:35 WIB
loading...
Barang Impor Marak Dijual...
Ketua Bidang UMKM DPP Pemuda Partai Perindo Alex Adam Putra. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Bidang UMKM DPP Pemuda Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Alex Adam Putra meminta pemerintah serius melindungi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan produk lokal dari serbuan barang impor yang bebas dijual melalui media sosial (medsos) maupun e-commerce. Hal itu menanggapi terkait banyaknya keluhan UMKM terkait dagangannya yang terus menurun drastis akibat gempuran produk impor yang dijual secara online.

"Kalau perihal e-commerce zaman saat ini kita tidak bisa menolak ya. Itu suatu perubahan yang harus disikapi dengan digitalisasi. Tapi jangan sampai produk impor membanjiri negeri kita dan mematikan UMKM juga produk lokal," ujar Alex, di Kantor DPP Partai Perindo, Jakarta Pusat, Rabu (20/9/2023).

Baca Juga: HT Susul Ganjar Hadiri Rapat Rutin TPN

Menurut dia, sebelum live TikTok Shop gencar dilakukan seharusnya pemerintah telah membuat regulasi dan aturan untuk menguatkan UMKM. Seharusnya pemerintah telah membuat regulasi dan aturan yang membuat menguatkan UMKM.

"Jadi setiap produk yang masuk di bangsa kita negeri kita itu harus di filter atau disortir jadi tidak semua produk bisa membanjiri di UMKM kita," kata Alex.

Dia mengungkapkan tanpa disadari secara perlahan-lahan UMKM tidak berkembang dan cenderung mati suri karena kalah bersaing dengan produk impor yang dijual dengan harga murah.

"Di mana produk luar itu secara kualitas dan kuantitas harga dia memang lebih murah, di mana masyarakat kita otomatis tergiur dengan produk-produk mereka karena produk lokal kita tidak bisa bersaing sama mereka. Salah satunya adalah secara kualitas dan kuantitas produk lokal kita yang kalah jauh," ungkap Alex.

Dia berharap pemerintah bisa hadir di tengah-tengah para pengusaha UMKM yang saat ini tengah tergerus produk-produk import murah yang dijual melalui media sosial.

"Pemerintah perlu membuat satu regulasi aturan dengan cara mereka bisa membuat suatu bidang koperasi atau UMKM atau market place buat pelaku UMKM ini agar bisa berkembang dengan tujuannya yaitu tujuan utama kita mengedepankan UMKM," tutur Alex.

Baca Juga: Rapat Rutin TPN Ganjar Pranowo, Sekjen PDIP Hasto Tiba di Gedung High End

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), meminta agar masyarakat mencintai produk lokal. Sebab itu, seluruh stakeholder perlu benar-benar bisa membantu pelaku usaha UMKM.

"Dibuatlah suatu regulasi aturan pakai hukum yang mengatur produsen kita dan juga dibuatkan suatu market place misalkan namanya merah putih yaitu di situ ada produk-produk lokal yang dijualkan. Dan juga produk yang dijualkan tersebut tidak semerta-merta produk biasa tetapi ada standarnya ada kualitas yang dijual," kata Alex.

Ia juga meminta perlu mewajibkan semua aparatur sipil negara termasuk Kementerian dan Lembaga untuk membeli produk lokal dibandingkan produk import.

"Semua aparatur negara ASN diwajibkan untuk membeli produk lokal kita dengan UMKM 10-20 persen pendapatan dia. Tanpa disadari itu bisa membangkitkan pendapatan kita tunggu pesat itu harapan saya seperti itu ke depan," ujar Alex.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Rekomendasi
Suka Microdrama Singkat?...
Suka Microdrama Singkat? Intip Sinopsis Don’t Hurt Me, Daddy, Mommy’s Leaving di V+Short
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Infografis
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Tarif Layanan Ojek Online
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved