Belanja Negara Bakal Tembus Rp3.325 Triliun di 2024, Buat Apa Saja?
Kamis, 21 September 2023 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Belanja Pemerintah Tembus Rp522,7 Triliun, Sri Mulyani: Dinikmati Langsung Masyarakat
Kedua, fungsi distribusi untuk menjaga keseimbangan distribusi sumber daya ekonomi antar sektor, antar kelompok rumah tangga maupun antar wilayah. Hal ini dilakukan dengan berbagai kebijakan dan program pembangunan yang berorientasi pengembangan wilayah dan sektor penting yang berpotensi mengakselerasi pembangunan yang lebih merata.
"Di sisi lain, penyaluran program perlinsos akan ditingkatkan efektivitasnya dan makin tepat sasaran. Pada tahun 2024 program perlinsos akan dialokasikan sebesar Rp493,5 triliun antara lain melalui Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), program kartu sembako untuk 18,8 juta KPM serta berbagai program pemberdayaan UMKM antara lain melalui subsidi KUR yang dialokasikan sebesar Rp47,8 triliun," jelas Sri.
Selain itu, pemerintah juga akan berfokus pada program penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan stunting.
"Yang ketiga, fungsi stabilisasi bahwa instrumen APBN digunakan memelihara stabilitas dan keseimbangan fundamental perekonomian, baik melalui berbagai program pengendalian inflasi, stabilisasi harga dan menjaga daya beli masyarakat antara lain melalui pemberian subsidi dan kompensasi serta dukungan anggaran ketahanan pangan dan energi," tambah Sri.
Kedua, fungsi distribusi untuk menjaga keseimbangan distribusi sumber daya ekonomi antar sektor, antar kelompok rumah tangga maupun antar wilayah. Hal ini dilakukan dengan berbagai kebijakan dan program pembangunan yang berorientasi pengembangan wilayah dan sektor penting yang berpotensi mengakselerasi pembangunan yang lebih merata.
"Di sisi lain, penyaluran program perlinsos akan ditingkatkan efektivitasnya dan makin tepat sasaran. Pada tahun 2024 program perlinsos akan dialokasikan sebesar Rp493,5 triliun antara lain melalui Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), program kartu sembako untuk 18,8 juta KPM serta berbagai program pemberdayaan UMKM antara lain melalui subsidi KUR yang dialokasikan sebesar Rp47,8 triliun," jelas Sri.
Selain itu, pemerintah juga akan berfokus pada program penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan stunting.
"Yang ketiga, fungsi stabilisasi bahwa instrumen APBN digunakan memelihara stabilitas dan keseimbangan fundamental perekonomian, baik melalui berbagai program pengendalian inflasi, stabilisasi harga dan menjaga daya beli masyarakat antara lain melalui pemberian subsidi dan kompensasi serta dukungan anggaran ketahanan pangan dan energi," tambah Sri.
Lihat Juga :