Tingkat Pemahaman Masyarakat soal Produk Keuangan Masih Rendah

Senin, 22 Mei 2017 - 12:22 WIB
Tingkat Pemahaman Masyarakat...
Tingkat Pemahaman Masyarakat soal Produk Keuangan Masih Rendah
A A A
JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, survey dari World Bank terhadap Indonesia membuktikan bahwa pada 2014, baru 37% penduduk dewasa memiliki rekening bank. Data ini diperparah dengan presentase hanya 27% masyarakat yang memiliki simpanan formal dan 13% memiliki pinjaman formal.

(Baca: Pemerintah Gaet Australia dan Swiss Perkenalkan SOFIA )

Pada 2016 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa menurut survey, hanya 28,9% penduduk dewasa memahami produk-produk perbankan Indonesia. "Angka ini jauh lebih rendah dari negara-negara lain di Asia. Ini akibat dari rendahnya akses keuangan diikuti rendahnya literasi keuangan. Tidak hanya itu, tingkat pemahaman ini semakin rendah untuk produk jasa keuangan lainnya," kata Bambang di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (22/5/2017)

Menurutnya, saat ini keuangan inklusif menjadi agenda penting untuk pembangunan. Keuangan inklusif merupakan komponen penting dalam proses inklusi sosial dan ekonomi yanh berperan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan stabilitas sistem keuangan, mendukung program penanggulangan kemiskinan, serta mengurangi kesenjangan antar individu dan daerah.

Sistem keuangan inklusif ini kemudian diwujudkan melalui akses masyarakat terhadap layanan keuangan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan ekonomi yang pada akhirnya bisa membuka jalan untuk keluar dari kemiskinan dan juga mengurangi kesenjangan ekonomi.

"Akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan merupakan hal penting dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam perekonomian," katanya.

Saat ini, meski masih banyak masyarakat yang belum tersentuh dengan keuangan inklusif, namun pemerintah dan perbankan harus terus mendorong terciptanya sistem keuangan hingga di daerah yang terpencil agar perekonomian Indonesia bisa lebih membaik setiap tahun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Resiko Kenaikan Tarif...
Resiko Kenaikan Tarif PPN bagi Seluruh Sektor Ekonomi
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
4 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
5 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
5 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
5 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
6 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
6 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved