Punya Pasar Tersendiri, Perusahaan Konstruksi China Cari Modal di Indonesia

Kamis, 21 September 2023 - 22:34 WIB
loading...
Punya Pasar Tersendiri,...
Kiri ke kanan: Michael Albert Massie (direktur operasional dan keuangan Koka), Daud Gunawan (UOB Kay Hian Sekuritas), Gao Jing (Vanessa--direktur utama Koka), dan Zhao Mingwei (komisaris utama Koka). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Banyaknya proyek-proyek China di Indonesia menjadi peluang tersendiri bagi PT Koka Indonesia Tbk. PT Koka adalah kontraktor yang selama ini berpengalaman menangani proyek-proyek strategis di Indonesia asal China.

Baca juga: Yamaha Siap Berkolaborasi dengan Merek Motor China

Guna memperkuat permodalan, perseroan berencana mencatatkan sahamnya ( IPO ) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Oktober 2023. Perseroan akan melepaskan sekitar 715.333.000 saham atau sekitar 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

"Saham Koka ditawarkan dengan rentang harga antara Rp128 hingga Rp161 per lembar. Perseroan telah menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam IPO," kata Michael Albert Massie, Direktur Operasional dan Keuangan PT Koka Indonesia Tbk, dalam keterangannya, Kamis (21/9/2023).

Menurut Michael jika seluruh proses berjalan lancar, maka diperkirakan pencatatan perdana saham perseroan di BEI dapat terlaksana pada 11 Oktober 2023. Dana yang diperoleh dari hasil IPO antara Rp91,56 miliar dan maksimal Rp115,16 miliar akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk pembelian alat-alat berat dan juga modal kerja.

"Koka didirikan pada 2011 dan bergerak di bidang kontraktor umum. Perseroan memiliki kualifikasi tinggi pada bidang konstruksi bangunan, konstruksi industri pabrik, dan jembatan serta terowongan, dan perseroan telah melakukan serangkaian proyek rekayasa investasi dan konstruksi di Indonesia," tambah Michael.

Michael menambahkan, selama lebih dari 10 tahun perseroan telah mengerjakan lebih dari 100 proyek di Indonesia, dan dalam menjalankan kegiatan usahanya PT Koka menerapkan sistem manajemen mutu, kesehatan kerja, sistem manajemen keselamatan berdasarkan standar internasional.

Baca juga: 3 Member BLACKPINK Dikabarkan Bakal Pindah Agensi, YG Entertainment Bilang Begini

"Saat ini Koka dikendalikan oleh Gao Jing, warga China, yang bertindak sebagai pemegang saham pengendali sekaligus direktur utama," tandas Michael.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved