Wall Street Ditutup Ambruk ke Level Terendah Sejak Juni, 3 Indeks Utama Turun 1%

Jum'at, 22 September 2023 - 07:41 WIB
loading...
A A A
Pada hari Rabu, pada akhir pertemuan kebijakan moneter dua hari, bank sentral mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 5,25%-5,50%, seperti yang diharapkan.

Namun proyeksi ekonomi yang direvisi, termasuk dot plot yang diawasi ketat, menunjukkan suku bunga akan tetap tinggi hingga tahun depan, sehingga mengurangi harapan pelonggaran kebijakan sebelum tahun 2025.

“Jika Anda memiliki tingkat suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, Anda akan mempunyai lebih banyak tekanan pada sistem dan lebih banyak tekanan pada perekonomian,” kata Thomas Martin, Manajer Portofolio Senior di GLOBALT di Atlanta.

"Hal ini memberi orang kesempatan lain untuk mengatakan bahwa jeda waktu kenaikan suku bunga – yang baru mulai kita rasakan – mungkin akan sangat mengganggu."

“Kami meningkatkan kemungkinan bahwa kita tidak akan mendapatkan soft landing,” kata Martin, mengutip tekanan ekonomi dari suku bunga yang lebih tinggi, bersamaan dengan dimulainya kembali pembayaran pinjaman, pemogokan UAW, potensi penutupan pemerintah, imbal hasil Treasury yang lebih tinggi, kenaikan harga minyak mentah dan penguatan dolar.

Penurunan tak terduga sebesar 9% pada klaim awal pengangguran AS, ke tingkat terendah dalam delapan bulan, memperkuat anggapan The Fed bahwa pasar tenaga kerja masih terlalu ketat, memberikan tekanan pada upah, dan perekonomian cukup tangguh untuk menahan kenaikan suku bunga lebih lama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Profil Lisa Cook, Gubernur...
Profil Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat dari Jabatannya
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Inflasi Kembali Mengancam,...
Inflasi Kembali Mengancam, The Fed Urung Turunkan Suku Bunga?
Rekomendasi
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Berita Terkini
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved