Bangun Pabrik Feronikel Haltim, MIND ID Terus Genjot Hilirisasi

Kamis, 21 September 2023 - 08:41 WIB
loading...
Bangun Pabrik Feronikel...
Pabrik Feronikel Haltim Antam siap beroperasi. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID melalui salah satu anggotanya, PT Aneka Tambang Tbk ( Antam ), melaksanakan Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH). Proyek tersebut telah memasuki tahapan proses tapping metal perdana (first metal tapping) pada 12 September 2023.

Baca juga: Bulan Pelanggan Nasional, MIND ID Hadirkan Visualisasi Canggih Kenalkan Proyek Strategis

First metal tapping adalah rangkaian commissioning Pabrik Feronikel Haltim yang sekaligus menjadi kelanjutan tahapan switch-on Electric Smelting Furnace (ESF). Sebelumnya, ESF telah diselenggarakan pada 19 Juli 2023.

“Sejak tahap awal, pengoperasian Pabrik Feronikel Haltim dari Antam merupakan bagian dari komitmen MIND ID mendukung hilirisasi komoditas pertambangan. MIND ID akan terus berkomitmen menjalankan mandat pemerintah untuk menjadi perusahaan kelas dunia melalui penguasaan dan pemanfaatan cadangan minerba yang dimiliki Indonesia,” kata Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf.

P3FH merupakan salah satu perwujudan hilirisasi mineral yang dilakukan Antam dalam rangka mendukung penguatan industri mineral. Pabrik tersebut juga merupakan bagian dari komitmen anggota grup MIND ID untuk berfokus pada penyelesaian proyek strategis perusahaan pada 2023.

Adapun first metal tapping Pabrik Feronikel Haltim merupakan tahapan ketiga dari rangkaian commissioning. Tahapan ini ditargetkan selesai pada akhir triwulan ketiga pada 2023.

“Antam senantiasa memastikan kestabilan dan keselamatan operasi pabrik, termasuk selama proses commissioning. Dengan dilaksanakannya proses first metal tapping, selanjutnya Antam akan mulai mempersiapkan produksi komersial,” kata Direktur Pengembangan Usaha Antam I Dewa Wirantaya, Rabu (20/9/2023).

Sementara itu, tahap awal pengoperasian Pabrik Feronikel Haltim telah dimulai sejak 7 Juli 2023. Pengoperasian ditandai dengan burner-on atau proses pemanasan tungku pembakaran (furnace) sebelum dialiri arus listrik.

Hingga periode Desember 2020, kemajuan konstruksi fisik pembangunan pabrik telah mencapai 98,12% penyelesaian. Selain pembangunan pabrik pengolahan feronikel, pada 2020, Antam juga melanjutkan aktivitas pembangunan infrastruktur pendukung pabrik yang mencakup pengembangan area town site dan infrastruktur pendukung lainnya sesuai dengan target dan rencana yang telah ditetapkan.

Pabrik Feronikel Haltim yang berlokasi di Halmahera Timur, Maluku Utara, ini akan memiliki kapasitas produksi sebesar 13.500 ton nikel dalam feronikel (TNi). Nantinya, setelah beroperasi secara penuh, pabrik akan mendukung produksi feronikel dari Pabrik Feronikel Kolaka di Sulawesi Tenggara yang berkapasitas 27.000 TNi.

Baca juga: Cara Update dan Download iOS 17 dengan Mudah, Perhatikan Ketentuannya!

Pabrik ini akan membuat Antam memiliki portofolio kapasitas produksi feronikel terpasang sebesar 40.500 TNi. Nantinya, Pabrik Feronikel Haltim akan ditunjang dengan berbagai fasilitas produksi utama, yaitu fasilitas Rotary Dryer berkapasitas 170 ton per jam, Rotary Kiln kapasitas 165 ton per jam, Electric Smelting Furnace berkapasitas 60 MW, serta fasilitas penunjang produksi lainnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan ANTAM Jalin Sinergi Strategis
Prabowo Wajibkan Ekspor...
Prabowo Wajibkan Ekspor Batu Bara hingga Sawit Satu Pintu lewat BUMN, Harga Ditentukan RI
Bahlil Cerita Asal Usul...
Bahlil Cerita Asal Usul Rencana Pungutan Ekspor Nikel, Pengusaha Setengah Hati Bangun Hilirisasi
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Kejagung Tetapkan Bos...
Kejagung Tetapkan Bos TSHI Tersangka Baru Kasus Korupsi Nikel di Sulawesi Tenggara
Prabowo Dorong Percepatan...
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi di 13 Lokasi di Tanah Air
Rekomendasi
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Pancasakti Run 2026 Sediakan Tiket Menuju World Marathon Majors
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved