Pengamat Beberkan Fakta-fakta Harga Beras di ASEAN: Bikin Ngenes!
Jum'at, 22 September 2023 - 20:55 WIB
loading...
A
A
A
Menurut BHS Malaysia hanya mempunyai lahan produktif untuk pertanian padi seluas 648 ribu hektare atau hanya 9,2% dari lahan produktif di Indonesia yang seluas 7 juta hektare. Penduduk Malaysia jumlahnya sekitar 33 juta jiwa atau sekitar 12% dari total penduduk di Indonesia.
Malaysia, tambah BHS, hingga kini masih mengimpor beras dari India, Pakistan, Vietnam, dan Thailand sampai dengan September 2023 dan target tahun ini sebanyak 1,2 juta ton. Kondisi ini tidak berbeda jauh dengan Indonesia.
Pertanyaannya, kenapa Malaysia bisa menjamin kecukupan beras kepada rakyatnya? Dan menjamin harga beras premium Rp9.000 berlaku di seluruh wilayah mereka, sedangkan Indonesia kesulitan? Padahal Indonesia memiliki lahan produktif pertanian terluas di Asia.
"Vietnam yang merupakan penghasil beras terbesar urutan ke-5 di dunia sebanyak 27,1 juta ton setelah Indonesia 34,4 juta ton, kenapa harga beras di Vietnam jauh lebih murah dari Indonesia, yaitu 11.250 dong atau sekitar Rp7.000 rupiah per kg. Padahal lahan pertanian di Vietnam dari 33 juta hektare lahan produktif hanya 3,8 juta hektare yang dipergunakan secara hukum untuk pertanian beras," ulas BHS.
Vietnam, lanjut BHS, mempunyai penduduk 97,33 juta jiwa, tetapi negara bisa menjamin kecukupan kebutuhan dan bisa swasembada beras, bahkan sekaligus masih meningkatkan ekspor ke negara lain. Di tahun 2023 Vietnam sudah meningkatkan produksi berasnya 10% dari tahun 2022 atau saat ini ekspornya 7,8 juta ton sampai dengan Agustus 2023.
Malaysia, tambah BHS, hingga kini masih mengimpor beras dari India, Pakistan, Vietnam, dan Thailand sampai dengan September 2023 dan target tahun ini sebanyak 1,2 juta ton. Kondisi ini tidak berbeda jauh dengan Indonesia.
Pertanyaannya, kenapa Malaysia bisa menjamin kecukupan beras kepada rakyatnya? Dan menjamin harga beras premium Rp9.000 berlaku di seluruh wilayah mereka, sedangkan Indonesia kesulitan? Padahal Indonesia memiliki lahan produktif pertanian terluas di Asia.
"Vietnam yang merupakan penghasil beras terbesar urutan ke-5 di dunia sebanyak 27,1 juta ton setelah Indonesia 34,4 juta ton, kenapa harga beras di Vietnam jauh lebih murah dari Indonesia, yaitu 11.250 dong atau sekitar Rp7.000 rupiah per kg. Padahal lahan pertanian di Vietnam dari 33 juta hektare lahan produktif hanya 3,8 juta hektare yang dipergunakan secara hukum untuk pertanian beras," ulas BHS.
Vietnam, lanjut BHS, mempunyai penduduk 97,33 juta jiwa, tetapi negara bisa menjamin kecukupan kebutuhan dan bisa swasembada beras, bahkan sekaligus masih meningkatkan ekspor ke negara lain. Di tahun 2023 Vietnam sudah meningkatkan produksi berasnya 10% dari tahun 2022 atau saat ini ekspornya 7,8 juta ton sampai dengan Agustus 2023.
Lihat Juga :