Luhut Beri Bocoran: LRT Bali Bakal Groundbreaking Awal 2024

Rabu, 27 September 2023 - 15:35 WIB
loading...
Luhut Beri Bocoran:...
Menko Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa rencana proyek LRT Bali akan segera terlaksana. Pemerintah menargetkan pada awal 2024 LRT Bali dapat dilakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, bahwa rencana proyek Light Rail Transit atau LRT Bali akan segera terlaksana. Pemerintah menargetkan pada awal 2024, LRT Bali dapat dilakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking).

"Kita berharap groundbreaking itu early next year. Awal tahun depan kita bisa groundbreaking," katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/9/2023).

Baca Juga: LRT Bali Bakal Dibangun Bawah Tanah, Butuh Biaya Rp9 Triliun

Luhut menjelaskan, bahwa saat ini pemerintah terus mengebut pengerjaan studi Kelayakan (Feasibility Study/FS) yang sebelumnya terhenti lantaran adanya pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pemprov Bali Bakal Bangun LRT di 3 Tempat Pusat Wisata, Ini Rutenya

Ia menyatakan, bahwa kelanjutan proyek ini sangat penting lantaran kondisi jalan di wilayah Bali sudah padat dan juga Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali diperkirakan akan melayani 24 juta penumpang pada 2026.

"Tadi Presiden juga sudah memutuskan kita lakukan studi lanjutan untuk LRT di Bali. Karena kalau tidak dilakukan itu tahun 2026 itu Airport Ngurah Rai akan stuck karena penumpang akan 24 juta pada waktunya," katanya.

Adapun Luhut menyebutkan, bahwa LRT Bali ini akan dibangun sejauh 20 KM dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali hingga ke wilayah Canggu. Sebelumnya, Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) mengungkapkan, bahwa pembangunan LRT Bali direncanakan akan dibangun melalui jalur bawah tanah.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Ervan Maksum mengatakan, rencana tersebut didasari atas adanya persoalan terkait dengan bangunan yang tidak boleh menjulang tinggi serta banyaknya pura di wilayah Bali.

"Di Bali itu bangunan tidak boleh lebih tinggi dari pohon kelapa, nggak boleh ke atas. Dan kalo pelebaran jalan disana banyak Pura," katanya dalam acara Diskusi Green Finance Pustral UGM, ditulis, Senin (25/9/2023).

"Bagaimana (caranya)? Ini harus kebawah satu-satunya cara," tambahnya.

Evan menjelaskan, bahwa pembangunan moda tranportasi kereta api di Bali sangatlah penting. Pasalnya Bali memiliki kantong-kantong tourism yakni wilayah Kuta, Seminyak, Sanur dan Jembaran.

Dan yang menjadi permasalahannya ialah akses dari dan ke Bandaranya. Dia mengatakan jika memasuki waktu jam sibuk untuk perjalanan menuju Bandara itu membutuhkan waktu 2 jam.

"Nah solusinya salah satu adalah menggunakan kereta untuk mempercepat kantong-kantong tadi. Padahal penumpang itu 58 ribu orang yang masuk ke airport dan untuk itu kita merencakan LRT di Bali," tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
LRT Jabodebek Kian Diminati,...
LRT Jabodebek Kian Diminati, Pengguna Cetak Rekor Tertinggi 129.692
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Rekomendasi
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved