ESDM Apresiasi Pelaku Industri yang Majukan Sektor Energi
Senin, 02 Oktober 2023 - 14:23 WIB
loading...
Transisi energi merupakan upaya majukan sektor energi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Sektor energi di Indonesia sangat dipengaruhi dinamika global, seperti konflik geopolitik dan perubahan iklim akibat pemanasan global. Perlu ada upaya revolusioner untuk menekan emisi karbon yang dihasilkan sektor energi.
Baca juga: Eropa Diramal Kecanduan Produk China, Trauma Krisis Energi Bisa Terulang
"Pelaksanaan transisi energi semakin penting dan perlu dipercepat untuk mencapai target net zero emission pada tahun 2060," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam sambutannya di acara Penganugerahan Penghargaan Subroto 2023, di Jakarta, diktup Senin (1/10/2023).
Menurut Arifin, kementeriannya sangat mengapresiasi pelaku di industri energi yang bisa menjawab permasalahan tersebut. Salah satunya melalui Penganugerahan Penghargaan Subroto. Arifin Tasrif menjelaskan bahwa penghargaan itu merupakan apresiasi tertinggi kepada para pemangku kepentingan, yang telah melakukan kinerja terbaik dalam memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia, dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, menambahkan Penghargaan Subroto tahun ini diberikan kepada 62 pemenang dari 14 kategori yang diusulkan oleh delapan unit eselon satu di lingkungan Kementerian ESDM. Jumlah kategori penghargaan ini meningkat dari tahun lalu yang sebanyak 13 kategori untuk 66 pemenang.
"Hal ini memberikan kesempatan lebih untuk penggiat sektor energi untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan dan memajukan sektor ESDM ke depannya," tutur Dadan.
Di acara tersebut, PT Kideco Jaya Agung menerima sejumlah penghargaan. Salah satunya adalah penghargaan Inovasi Penyediaan, Pembangunan, dan Pengelolaan Fasilitas Pembibitan/Persemaian (Nursery) Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Penghargaan diberikan langsung oleh Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM Bambang Suswantono kepada Direktur Utama PT Kideco Jaya Agung M. Kurnia Ariawan.
Baca juga: Eropa Diramal Kecanduan Produk China, Trauma Krisis Energi Bisa Terulang
"Pelaksanaan transisi energi semakin penting dan perlu dipercepat untuk mencapai target net zero emission pada tahun 2060," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam sambutannya di acara Penganugerahan Penghargaan Subroto 2023, di Jakarta, diktup Senin (1/10/2023).
Menurut Arifin, kementeriannya sangat mengapresiasi pelaku di industri energi yang bisa menjawab permasalahan tersebut. Salah satunya melalui Penganugerahan Penghargaan Subroto. Arifin Tasrif menjelaskan bahwa penghargaan itu merupakan apresiasi tertinggi kepada para pemangku kepentingan, yang telah melakukan kinerja terbaik dalam memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia, dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, menambahkan Penghargaan Subroto tahun ini diberikan kepada 62 pemenang dari 14 kategori yang diusulkan oleh delapan unit eselon satu di lingkungan Kementerian ESDM. Jumlah kategori penghargaan ini meningkat dari tahun lalu yang sebanyak 13 kategori untuk 66 pemenang.
"Hal ini memberikan kesempatan lebih untuk penggiat sektor energi untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan dan memajukan sektor ESDM ke depannya," tutur Dadan.
Di acara tersebut, PT Kideco Jaya Agung menerima sejumlah penghargaan. Salah satunya adalah penghargaan Inovasi Penyediaan, Pembangunan, dan Pengelolaan Fasilitas Pembibitan/Persemaian (Nursery) Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Penghargaan diberikan langsung oleh Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM Bambang Suswantono kepada Direktur Utama PT Kideco Jaya Agung M. Kurnia Ariawan.
Lihat Juga :