Simak Tantangan Finansial Bagi Gen-Z!
Rabu, 04 Oktober 2023 - 12:25 WIB
loading...
Gen Z sudah mendominasi usia produktif di Indonesia. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Di Indonesia, Gen-Z sudah hampir mendominasi usia produktif dan diperkirakan akan mengalami bonus demografi pada tahun 2045. Kondisi itu tentu akan berpengaruh pada kondisi perekonomian di Indonesia. Bonus demografi yang dimanfaatkan secara efektif tentu akan meningkatkan perekonomian di Indonesia.
Baca juga: Ganjar Bacapres 2024 Mendapat Dukungan Penuh dari Gen Z dan Milenial
Keberhasilan meningkatnya perekonomian tentu harus sejalan dengan kesadaran finansial yang baik pada setiap individu. Literasi keuangan yang masih sedikit membuat kesadaran juga masih minim. Hal ini dapat menghambat keberhasilan perekonomian dan tujuan finansial masa depan bagi Gen-Z. Isu ini membuat generasi saat ini rentan terkena krisis keuangan karena gaya hidup dan kurangnya pemahaman finansial.
Masalah gaji, tuntutan gaya hidup, generasi sandwich hingga kesehatan mental menjadi tantangan tersendiri bagi Gen-Z, alasan tersebut yang membuat Gen-Z dinilai sulit menabung dan investasi. Tuntutan gaya hidup menjadi faktor penghambat yang paling tinggi di kalangan generasi saat ini. Tren fashion, liburan dan konser membuat Gen-Z mengeluarkan budget lebih banyak setiap bulannya.
Pentingnya pengetahuan mengenai skala prioritas dan pengelolaan keuangan harus mulai ditanamkan sejak dini, sebab pengelolaan keuangan yang baik akan membantu terhindar dari kebiasaan impulsive buying. Selain itu, investasi merupakan salah satu pilihan bagi seseorang yang ingin mengembangkan dananya.
Baca juga: Ganjar Bacapres 2024 Mendapat Dukungan Penuh dari Gen Z dan Milenial
Keberhasilan meningkatnya perekonomian tentu harus sejalan dengan kesadaran finansial yang baik pada setiap individu. Literasi keuangan yang masih sedikit membuat kesadaran juga masih minim. Hal ini dapat menghambat keberhasilan perekonomian dan tujuan finansial masa depan bagi Gen-Z. Isu ini membuat generasi saat ini rentan terkena krisis keuangan karena gaya hidup dan kurangnya pemahaman finansial.
Masalah gaji, tuntutan gaya hidup, generasi sandwich hingga kesehatan mental menjadi tantangan tersendiri bagi Gen-Z, alasan tersebut yang membuat Gen-Z dinilai sulit menabung dan investasi. Tuntutan gaya hidup menjadi faktor penghambat yang paling tinggi di kalangan generasi saat ini. Tren fashion, liburan dan konser membuat Gen-Z mengeluarkan budget lebih banyak setiap bulannya.
Pentingnya pengetahuan mengenai skala prioritas dan pengelolaan keuangan harus mulai ditanamkan sejak dini, sebab pengelolaan keuangan yang baik akan membantu terhindar dari kebiasaan impulsive buying. Selain itu, investasi merupakan salah satu pilihan bagi seseorang yang ingin mengembangkan dananya.
Lihat Juga :