Hutama Karya Bangun 1.021 Km Jalan Tol Trans Sumatera
Rabu, 04 Oktober 2023 - 18:18 WIB
loading...
Hutama Karya menerima penugasan dari pemerintah untuk membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Hutama Karya menerima penugasan dari pemerintah untuk membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Kurang lebih 1.021,5 kilometer (km) ruas tol telah terbangun menghubungkan hampir seluruh wilayah di Sumatera, mulai dari Lampung - Aceh (backbone), ruas sirip (feeder) dari Timur - Barat, dan sebaliknya meliputi Palembang - Bengkulu, Pekanbaru - Padang, dan dari Medan - Pematang Siantar dengan total panjang 681 km tol telah beroperasi.
"Peningkatan infrastruktur memegang peranan penting agar Indonesia mampu bersaing dengan negara lain, karena saat ini biaya logistik lebih tinggi dari rata-rata dunia yang mencapai hingga 23 persen," ujar Menteri BUMN, Erick Thohir baru-baru ini.
Baca Juga: Kementerian BUMN Minta PMN Rp18,6 Triliun Bantu Proyek Waskita Karya
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Tjahjo Purnomo mengatakan pembangunan JTTS yang kian progresif selama 4 empat tahun terakhir ini tidak terlepas dari dukungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pemegang saham bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Adapun kehadiran JTTS memiliki efek berganda multiplier effect bagi Sumatra, hal ini dapat dilihat dari munculnya perekonomian baru di sejumlah wilayah.
"Seperti contoh di Lampung atau Palembang, kenaikan pemanfaatan penggunaan listrik dan juga meningkatnya jumlah uang yang beredar menjadi salah satu bukti dalam meningkatnya pertumbuhan (ekonomi) itu berkat jalan tol," ujarnya.
Tidak hanya itu, kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di Jalan Nasional atau Jalan Lintas Sumatra
juga menjadi alasan urgensi dari konektivitas bebas hambatan yang dapat memperlancar distribusi arus
barang dan kendaraan, sehingga dapat memangkas biaya logistik secara efektif.
Besarnya manfaat yang dirasakan oleh masyarakat memberi harapan agar seluruh wilayah Sumatra
dapat segera terhubung dengan JTTS. Menjelang akhir tahun, Hutama Karya menargetkan selesainya
13 ruas JTTS tahap I, dan mulai pembangunan JTTS tahap II yaitu Tol Betung – Jambi seksi 3 Bayung
Lencir – Tempino sepanjang 34 km dengan skema dukungan konstruksi dan Tol Lingkar Pekanbaru
(30,5 km).
"Peningkatan infrastruktur memegang peranan penting agar Indonesia mampu bersaing dengan negara lain, karena saat ini biaya logistik lebih tinggi dari rata-rata dunia yang mencapai hingga 23 persen," ujar Menteri BUMN, Erick Thohir baru-baru ini.
Baca Juga: Kementerian BUMN Minta PMN Rp18,6 Triliun Bantu Proyek Waskita Karya
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Tjahjo Purnomo mengatakan pembangunan JTTS yang kian progresif selama 4 empat tahun terakhir ini tidak terlepas dari dukungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pemegang saham bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Adapun kehadiran JTTS memiliki efek berganda multiplier effect bagi Sumatra, hal ini dapat dilihat dari munculnya perekonomian baru di sejumlah wilayah.
"Seperti contoh di Lampung atau Palembang, kenaikan pemanfaatan penggunaan listrik dan juga meningkatnya jumlah uang yang beredar menjadi salah satu bukti dalam meningkatnya pertumbuhan (ekonomi) itu berkat jalan tol," ujarnya.
Tidak hanya itu, kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di Jalan Nasional atau Jalan Lintas Sumatra
juga menjadi alasan urgensi dari konektivitas bebas hambatan yang dapat memperlancar distribusi arus
barang dan kendaraan, sehingga dapat memangkas biaya logistik secara efektif.
Besarnya manfaat yang dirasakan oleh masyarakat memberi harapan agar seluruh wilayah Sumatra
dapat segera terhubung dengan JTTS. Menjelang akhir tahun, Hutama Karya menargetkan selesainya
13 ruas JTTS tahap I, dan mulai pembangunan JTTS tahap II yaitu Tol Betung – Jambi seksi 3 Bayung
Lencir – Tempino sepanjang 34 km dengan skema dukungan konstruksi dan Tol Lingkar Pekanbaru
(30,5 km).
Lihat Juga :