Tingkatkan Panen Petani, PLN IP Manfaatkan FABA Jadi Pupuk Organik
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, upaya tersebut merupakan bagian dari aksi korporasi dalam menyelaraskan program "Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli by PLN Indonesia Power" yang mengacu pada tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs).
"PLTU Labuan yang dilengkapi dengan teknologi penangkap abu atau electrostatic precipitator (ESP) ini dapat optimal dalam menangkap sisa pembakaran PLTU. Hal ini membuktikan bahwa kami tidak hanya menghasilkan listrik untuk menerangi negeri, namun juga dapat memberikan manfaat secara langsung bagi pertanian di Pandeglang melalui pupuk organik yang berbahan dasar dari FABA PLTU Labuan. Kami juga siap membantu mewujudkan kemandirian pangan Kabupaten Pandeglang," ujarnya.
Baca Juga: Insinyur PLN IP Terima Satyalencana Pembangunan dari Presiden Jokowi
Sedangkan, Tenaga Ahli Pertanian Pengurus Besar Mathla'ul Anwar Iwan Sujono mengatakan dengan menggunakan pupuk organik yang merupakan produk turunan dari FABA PLTU Labuan, maka panen padi dapat meningkat lebih dari 50 persen, meskipun cuaca saat ini sedang tidak bagus.
"Tanpa pupuk kimia dan pestisida, rata rata produksi panen diprediksi mencapai 8,4 ton per hektare, padahal saat ini kondisi El Nino. Sementara, biasanya petani dalam satu hektare hanya mendapatkan maksimum 5,5 ton dengan pengaplikasian pupuk kimia dan dalam kondisi cuaca bagus," ujarnya.
"PLTU Labuan yang dilengkapi dengan teknologi penangkap abu atau electrostatic precipitator (ESP) ini dapat optimal dalam menangkap sisa pembakaran PLTU. Hal ini membuktikan bahwa kami tidak hanya menghasilkan listrik untuk menerangi negeri, namun juga dapat memberikan manfaat secara langsung bagi pertanian di Pandeglang melalui pupuk organik yang berbahan dasar dari FABA PLTU Labuan. Kami juga siap membantu mewujudkan kemandirian pangan Kabupaten Pandeglang," ujarnya.
Baca Juga: Insinyur PLN IP Terima Satyalencana Pembangunan dari Presiden Jokowi
Sedangkan, Tenaga Ahli Pertanian Pengurus Besar Mathla'ul Anwar Iwan Sujono mengatakan dengan menggunakan pupuk organik yang merupakan produk turunan dari FABA PLTU Labuan, maka panen padi dapat meningkat lebih dari 50 persen, meskipun cuaca saat ini sedang tidak bagus.
"Tanpa pupuk kimia dan pestisida, rata rata produksi panen diprediksi mencapai 8,4 ton per hektare, padahal saat ini kondisi El Nino. Sementara, biasanya petani dalam satu hektare hanya mendapatkan maksimum 5,5 ton dengan pengaplikasian pupuk kimia dan dalam kondisi cuaca bagus," ujarnya.
(nng)
Lihat Juga :