Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dilunasi dari Penjualan Tiket, Sampai Kapan?

Senin, 09 Oktober 2023 - 17:46 WIB
loading...
Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung...
Utang Kereta Cepat Jakarta Bandung atau KCJB dipastikan bakal menjadi beban PT KAI (Persero) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Utang Kereta Cepat Jakarta Bandung atau KCJB dipastikan bakal menjadi beban PT KAI (Persero) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Utang kereta cepat yang kini bernama Whoosh tersebut berasal pendanaan China Development Bank (CDB) sebesar USD550 juta atau setara Rp8,3 triliun.

Baca Juga: Perbandingan Biaya Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Shinkansen Jepang

Hanya saja anggaran itu belum difinalisasi Indonesia dan CDB lantaran belum ada kesepakatan soal suku bunga pinjaman. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko mengatakan, utang Whoosh tidak dilunasi dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), melainkan melalui kas KAI dan hasil penjualan tiket kereta cepat.

"Saya mau tekankan sumber pembayarannya tiket juga, jadi bukan ditanggung rakyat Indonesia. Kan KAI juga itu kan perusahaan sehat, jadi bukan utang itu ditanggung masyarakat Indonesia, ada korporasi dan ada penjualan tiket, jadi itu narasi yang salah," ujar Tiko saat ditemui wartawan, Jakarta, Senin (9/10/2023).

Baca Juga: RI Terperangkap Utang China Bangun Kereta Cepat? Luhut: Sini Tunjukin

Meski China Development Bank belum menggelontorkan pendanaannya, Tiko menyebut kalkulasi atau itung-itungan dari hasil penjualan tiket kereta cepat tengah dilakukan KCIC dan KAI. Adapun harga tiket Whoosh diperkirakan mencapai Rp250.000 per orang, namun tarif tersebut belum difinalisasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Kita lagi hitung berapa pendapatan dari tiket dan sebagainya, kita juga lagi negosiasi terkait operation maintenance, jadi ini under KCIC dengan KAI, jadi sumber pembayaran dari tiket dan keuangan KAI," ucap dia.

Tiko juga mengungkapkan, pihaknya dan KCIC akan kembali bertolak ke China untuk membicarakan pinjaman dan suku bunganya. Proses negosiasi ini perlu dilakukan karena CDB mematok bunga utang di kisaran 3-3,5%.

Sejak awal 2022 lalu, pemerintah sudah mengajukan utang sebesar Rp8,3 triliun untuk menambal anggaran KCJB akibat cost overrun alias pembengkakan biaya. Total cost overrun KCJB menyentuh angka Rp18,2 triliun.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan juga menegaskan APBN tidak dipakai sebagai jaminan utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Adapun pemerintah Indonesia dan China sudah menyepakati besaran biaya cost overrun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yaitu USD1,2 miliar atau setara Rp 18 triliun.

"Nggak ada itu APBN," kata Luhut saat ditemui di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu (6/9/2023).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Sambut Musim Haji 2026,...
Sambut Musim Haji 2026, Kereta Cepat Haramain Siapkan 2,2 Juta Kursi Penumpang
Rekomendasi
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Infografis
Jelang Lebaran 2024,...
Jelang Lebaran 2024, Kereta Cepat Whoosh Terapkan Tarif Dinamis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved