Festival Indonesia di Melbourne Pererat Kerja Sama Dagang, Investasi, dan Pariwisata Indonesia-Australia
Rabu, 11 Oktober 2023 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
Direktur IIPC menyampaikan bahwa Pemerintah Inonesia telah menetapkan target proporsi energi terbarukan menjadi 31% pada tahun 2050 dari target saat ini yaitu 23% pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan yang tinggi untuk investasi di sektor energi terbarukan. Sejalan dengan itu, Pemerintah Indonesia juga tengah membangun ekosistem yang kondusif untuk peningkatan penggunaan moda transportasi berbasis listrik.
Lead Adviser Market Integration Katalis menekankan pentingnya peningkatan investasi yang lebih besar lagi di sektor bisnis dengan semangat ekonomi yang berkelanjutan. Investasi model ini, ujar David Mitchell, akan berdampak pada keuntungan berkesinambungan dalam jangka waktu yang lebih lama. Dalam kaitan ini, Matt Leggett berpandangan bahwa penting bagi semua pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui UMKM.
“Hidrogen dan energi terbarukan berperan penting dalam proses transisi ke arah ekonomi berkelanjutan, namun sektor ini masih belum siap. Untuk sementara, cara terefektif adalah dengan memperbaiki dan melindungi hutan tropis beserta keanekaragaman hayati di dalamnya,” tegas Matt dikutip Rabu (11/10/2023).
Forum bisnis ini dihadiri pelaku usaha di Australia yang berminat untuk melakukan kerja sama bisnis dan investasi dengan pelaku usaha dari Indonesia. Untuk mendukung kegiatan ini, FI 2023 juga memfasilitasi pertemuan langsung para pelaku bisnis kedua negara melalui forum B2B Matchmaking secara pararel di tempat sama. Pada kegiatan B2B ini, Bukapalak menjajaki kerja sama dengan Seleraindo, salah satu perusahan produsen bumbu cepat saji makanan tradisional Indonesia yang berlokasi di Australia.
Kegiatan Forum Bisnis ini diikuti dengan sesi one-on-one antara pebisnis Australia dengan IIPC Sydney. Dalam kesempatan ini, 4 perusahaan/individu mendapat kesempatan menjajaki peluang investasi di Indonesia, antara lain Simbl (Teknologi Daur Ulang), Hewitt & Co (Investment Banking), Internship International (Pendidikan), dan James Henshall (Riset).
Lead Adviser Market Integration Katalis menekankan pentingnya peningkatan investasi yang lebih besar lagi di sektor bisnis dengan semangat ekonomi yang berkelanjutan. Investasi model ini, ujar David Mitchell, akan berdampak pada keuntungan berkesinambungan dalam jangka waktu yang lebih lama. Dalam kaitan ini, Matt Leggett berpandangan bahwa penting bagi semua pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui UMKM.
“Hidrogen dan energi terbarukan berperan penting dalam proses transisi ke arah ekonomi berkelanjutan, namun sektor ini masih belum siap. Untuk sementara, cara terefektif adalah dengan memperbaiki dan melindungi hutan tropis beserta keanekaragaman hayati di dalamnya,” tegas Matt dikutip Rabu (11/10/2023).
Forum bisnis ini dihadiri pelaku usaha di Australia yang berminat untuk melakukan kerja sama bisnis dan investasi dengan pelaku usaha dari Indonesia. Untuk mendukung kegiatan ini, FI 2023 juga memfasilitasi pertemuan langsung para pelaku bisnis kedua negara melalui forum B2B Matchmaking secara pararel di tempat sama. Pada kegiatan B2B ini, Bukapalak menjajaki kerja sama dengan Seleraindo, salah satu perusahan produsen bumbu cepat saji makanan tradisional Indonesia yang berlokasi di Australia.
Kegiatan Forum Bisnis ini diikuti dengan sesi one-on-one antara pebisnis Australia dengan IIPC Sydney. Dalam kesempatan ini, 4 perusahaan/individu mendapat kesempatan menjajaki peluang investasi di Indonesia, antara lain Simbl (Teknologi Daur Ulang), Hewitt & Co (Investment Banking), Internship International (Pendidikan), dan James Henshall (Riset).
Lihat Juga :