Holding BUMN Jasa Survei Dorong Peningkatan TKDN
Kamis, 12 Oktober 2023 - 12:00 WIB
loading...
IDSurvey mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Holding BUMN Jasa Survei IDSurvey terus mendukung upaya pemerintah mencapai kemandirian bangsa lewat berbagai strategi salah satunya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PT BKI (Persero) Arisudono Soerono dalam Rapat Kerja Tahunan Periode 2023 dan RKAP 2024 IDSurvey di Park Hyatt Jakarta, baru-baru ini.
"IDSurvey sebagai BUMN penyedia layanan TIC, tentunya dapat menjadi garda terdepan nasional dalam mendukung pemerintah Indonesia menerapkan non-tariff barrier demi mewujudkan kemandirian bangsa melalui peningkatan TKDN, industri nasional yang naik kelas, kualitas komoditas yang terjaga standar mutunya dan dampak sosial ekonomi lainnya," ujar dia.
Baca Juga: Sucofindo-Disperindag Garut Kolaborasi Tingkatkan TKDN
Ekonom CORE Indonesia Hendri Saparini mengatakan industri manufaktur diproyeksikan dapat lebih baik tahun 2024. "Pertumbuhan ekonomi saat ini dapat dilihat banyak sekali tren yang terjadi, untuk itu perlu adanya penyesuaian untuk perusahaan mengikuti tren global yang saat ini semakin bilateral dan regional," kata dia.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PT BKI (Persero) Arisudono Soerono dalam Rapat Kerja Tahunan Periode 2023 dan RKAP 2024 IDSurvey di Park Hyatt Jakarta, baru-baru ini.
"IDSurvey sebagai BUMN penyedia layanan TIC, tentunya dapat menjadi garda terdepan nasional dalam mendukung pemerintah Indonesia menerapkan non-tariff barrier demi mewujudkan kemandirian bangsa melalui peningkatan TKDN, industri nasional yang naik kelas, kualitas komoditas yang terjaga standar mutunya dan dampak sosial ekonomi lainnya," ujar dia.
Baca Juga: Sucofindo-Disperindag Garut Kolaborasi Tingkatkan TKDN
Ekonom CORE Indonesia Hendri Saparini mengatakan industri manufaktur diproyeksikan dapat lebih baik tahun 2024. "Pertumbuhan ekonomi saat ini dapat dilihat banyak sekali tren yang terjadi, untuk itu perlu adanya penyesuaian untuk perusahaan mengikuti tren global yang saat ini semakin bilateral dan regional," kata dia.
Lihat Juga :