Tetap Berkah dalam Menggapai Cuan Masa Depan

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 15:22 WIB
loading...
Tetap Berkah dalam Menggapai...
Bagi para masyarakat yang masih takut investasi karena riba dapat memilih jenis reksa dana syariah. Reksa dana syariah tidak mengandung unsur-unsur yang dinilai tidak sesuai dengan syariat islam. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Masa depan merupakan hal yang tidak bisa dihindari oleh setiap orang di dunia ini. Dalam menjalani kehidupan, setiap manusia akan menjalani beberapa fase yang harus disiapkan sejak dini. Salah satu fase kehidupan manusia yang harus disiapkan adalah masa depan terutama hari tua .

Masa depan harus disiapkan karena membutuhkan kesiapan finansial dan mental, beberapa orang menganggap masa depan dapat disiapkan ketika kita sudah tua nanti, faktanya semakin tua akan semakin sulit jika tidak mempersiapkan sejak dini.

Baca Juga: Duduki Peringkat 1, Imbal Hasil Reksa Dana MNC Dana Syariah Kian Menarik, Cek di Sini!

Persiapan kebutuhan masa depan bukan hanya soal dana pendidikan, asuransi kesehatan dan properti saja. Beberapa masyarakat kebanyakan menyepelekan bahwa masa depan terkait dana pensiun di hari tua membutuhkan jumlah dana yang besar dan masyarakat hanya berfokus pada pengeluaran untuk kebutuhan pokok harian dan bulanan saja, namun lupa harus menyiapkan kebutuhan di hari tua ketika sudah tidak lagi produktif.

Menyiapkan kebutuhan dana pensiun diperlukan kesadaran yang tinggi pada setiap individu dan konsisten dalam mendapatkannya. Beberapa masyarakat beranggapan bahwa kebutuhan di hari tua nanti dapat dipenuhi oleh anak mereka, hal ini yang membuat seseorang terkadang sulit mencapai kestabilan finansial berkepanjangan.

Baca Juga: Tips MotionTrade: 2 Proses Cleansing Reksa Dana Syariah

Dana pensiun seharusnya sudah disiapkan sejak dini ketika seseorang sudah mulai bekerja dan berpenghasilan. Dalam mengumpulkan dana pensiun terdapat banyak cara yang dapat dilakukan, seperti menabung dan berinvestasi.

Menabung dan investasi memiliki fungsi yang berbeda, menabung memiliki fungsi sebagai alokasi dana cadangan dan investasi merupakan kegiatan penanaman modal yang akan mendapatkan imbal hasil.

Menumbuhkan kesadaran investasi di masyarakat, diperlukan literasi mengenai investasi. Sudah seharusnya literasi keuangan digencarkan oleh lembaga keuangan di Indonesia, mengingat pentingnya finansial yang stabil dibutuhkan oleh setiap orang.

Beberapa masyarakat Indonesia masih menganggap bahwa untuk menyiapkan kebutuhan lebih baik menabung, padahal dengan investasi mereka akan memiliki passive income untuk masa depan. Salah satu investasi yang cukup mudah dan dengan modal yang minim adalah jenis reksa dana.

Reksa dana memiliki kelebihan risiko yang minim serta dapat melakukan diversifikasi portofolio. Selain itu, reksa dana dapat dibeli mulai dari RP100.000 saja. Walaupun terlihat mudah dan efisien, ternyata beberapa masyarakat masih belum ingin berinvestasi.

Salah satu alasan masyarakat enggan memulai investasi yaitu karena riba, masih ada beberapa instrumen investasi yang mengandung riba. Bagi para masyarakat yang masih takut investasi karena riba dapat memilih jenis reksa dana syariah. Reksa dana syariah tidak mengandung unsur-unsur yang dinilai tidak sesuai dengan syariat islam.

Efek yang diinvestasikan pada reksa dana syariah pun berbeda dengan reksa dana konvensional seperti tidak adanya perusahaan rokok, minuman keras dan sejenisnya.

Bagi para calon investor yang ingin mencoba berinvestasi di reksa dana syariah, MNC Asset menyediakan jenis reksa dana syariah yaitu MNC Dana Syariah Barokah yang memiliki indikasi imbal hasil 4,01% net p.a berdasarkan NAB per tanggal 11 Oktober 2023. Nasabah bisa membeli reksa dana pasar uang tersebut via website motionfunds.id .
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Investasi Semakin Mudah,...
Investasi Semakin Mudah, BRI Hadirkan Fitur Reksa Dana di Super Apps BRImo
Rekomendasi
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved