Konflik Hamas vs Israel Bisa Bikin Ekonomi Indonesia Kerepotan
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 11:55 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan outlook pertumbuhan ekonomi 4,4% atau di bawah proyeksi Indonesia yang sebesar 5%," kata Bhima.
Nah penurunan ekonomi China akan membetot perekonomian nasional. Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah mengungkap, kontraksi 1% ekonomi China dapat menyebabkan turunnya pertumbuhan ekonomi Indonesia antara 0,3%-0,6%.
China merupakan salah satu eskposur ekspor terbesar Indonesia. Tahun lalu ekspor Indonesia ke China menembus USD65,9 miliar, tertinggi di ASEAN. Tahun lalu total nilai perdagangan Indonesia-China mencapai USD133,65 miliar, atau naik 17,70% dibandingkan 2021.
Belitan kenaikan harga minyak, mahalnya dolar, dan slowdownnya ekonomi China akan menimbulkan kerepotan tersendiri buat Indonesia. Akan ada pergeseran inflasi hingga pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga: Jual Rumah, Bedu Berencana Ajak Keluarga Tinggal di Yogyakarta
"Repot Indonesia. Proyeksi inflasi 4-4,5% di akhir 2023, pertumbuhan ekonomi 4,8-5%. Target pemerintah dalam APBN 2023 sulit tercapai," tandas Bhima.
Nah penurunan ekonomi China akan membetot perekonomian nasional. Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah mengungkap, kontraksi 1% ekonomi China dapat menyebabkan turunnya pertumbuhan ekonomi Indonesia antara 0,3%-0,6%.
China merupakan salah satu eskposur ekspor terbesar Indonesia. Tahun lalu ekspor Indonesia ke China menembus USD65,9 miliar, tertinggi di ASEAN. Tahun lalu total nilai perdagangan Indonesia-China mencapai USD133,65 miliar, atau naik 17,70% dibandingkan 2021.
Belitan kenaikan harga minyak, mahalnya dolar, dan slowdownnya ekonomi China akan menimbulkan kerepotan tersendiri buat Indonesia. Akan ada pergeseran inflasi hingga pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga: Jual Rumah, Bedu Berencana Ajak Keluarga Tinggal di Yogyakarta
"Repot Indonesia. Proyeksi inflasi 4-4,5% di akhir 2023, pertumbuhan ekonomi 4,8-5%. Target pemerintah dalam APBN 2023 sulit tercapai," tandas Bhima.
(uka)
Lihat Juga :