Tarif Promo Kereta Cepat Jadi Rp150 Ribu, Pengamat Transportasi: Memang Harus Dijalankan
Rabu, 18 Oktober 2023 - 13:22 WIB
loading...
Merespons tarif promo kereta cepat Jakarta-Bandung menjadi sebesar Rp150 ribu, Ketua Bidang Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana mengatakan, sudah seharusnya dilakukan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Merespons tarif promo kereta cepat Jakarta-Bandung menjadi sebesar Rp150 ribu untuk kelas premium economy melalui aplikasi Whoosh , Ketua Bidang Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana mengatakan, sudah seharusnya dilakukan.
Promo tersebut diberikan untuk keberangkatan 18 hingga 30 November 2023. Adapun tarif Rp150.000 untuk semua rute serta mendapatkan gratis KA Feeder dari dan menuju Stasiun Bandung. Aditya menerangkan, bahwa pemberian tarif promo pada awal pengoperasian moda transportasi komersial memang sudah seharusnya dilakukan.
Hal tersebut kata Aditya dilakukan untuk dapat menarik perhatian masyarakat agar mau beralih dari kendaraan pribadi kepada kendaraan umum. Baca Juga: Ini Perbandingan Tarif Kereta Cepat Thailand vs KCJB Indonesia
"Saya rasa tarif promo ini memang harus dijalankan dulu ini soalnya sebagai tari transisi supaya masyarakat terbentuk dulu habitnya untuk mereka yang ingin menggunakan kereta cepat ," katanya dalam Market Review IDXChannel, Rabu (18/10/2023).
Baca Juga: KCIC Pede Kereta Cepat Balik Modal 40 Tahun, Tak Hanya dari Tiket
Aditya mengatakan bahwa jika promo operator langusng mengenakan tarif aselinya yakni Rp300.000 maka potensi masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum juga akan berkurang.
Terlebih tarif ini juga hampir sama dengan tarif KA Argo Parahyangan yang dibandrol Rp250.000 untuk kelas eksekutif yang sudah bisa langsung ke tujuan tanpa harus berpindah kereta.
Promo tersebut diberikan untuk keberangkatan 18 hingga 30 November 2023. Adapun tarif Rp150.000 untuk semua rute serta mendapatkan gratis KA Feeder dari dan menuju Stasiun Bandung. Aditya menerangkan, bahwa pemberian tarif promo pada awal pengoperasian moda transportasi komersial memang sudah seharusnya dilakukan.
Hal tersebut kata Aditya dilakukan untuk dapat menarik perhatian masyarakat agar mau beralih dari kendaraan pribadi kepada kendaraan umum. Baca Juga: Ini Perbandingan Tarif Kereta Cepat Thailand vs KCJB Indonesia
"Saya rasa tarif promo ini memang harus dijalankan dulu ini soalnya sebagai tari transisi supaya masyarakat terbentuk dulu habitnya untuk mereka yang ingin menggunakan kereta cepat ," katanya dalam Market Review IDXChannel, Rabu (18/10/2023).
Baca Juga: KCIC Pede Kereta Cepat Balik Modal 40 Tahun, Tak Hanya dari Tiket
Aditya mengatakan bahwa jika promo operator langusng mengenakan tarif aselinya yakni Rp300.000 maka potensi masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum juga akan berkurang.
Terlebih tarif ini juga hampir sama dengan tarif KA Argo Parahyangan yang dibandrol Rp250.000 untuk kelas eksekutif yang sudah bisa langsung ke tujuan tanpa harus berpindah kereta.
Lihat Juga :