Hari Pertama Kereta Cepat dengan Tiket Promo Rp150.000, Belum Banyak Penumpang
Rabu, 18 Oktober 2023 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
Eskalator di kedua sisi depan Stasiun Halim tidak berfungsi sehingga masyarakat harus menggunakan tangga. Eskalator yang berada posisi tengah berjalan sebegaimana mestinya.
Beberapa stand makanan dan minuman yang ditargetkan akan beroperasi setelah berlaku operasional secara komersial juga belum tersedia. Sementara itu, masyarakat yang datang ke Stasiun Halim saat ini lebih banyak menggunakan taksi konvesional dan juga kendaraan taksi online.
Gerald (26), penumpang asal Bekasi yang ada kepentingan kerjaan di Bandung, lebih memilih menggunakan kereta cepat lantaran adanya tarif promo yang berlaku. Ia mengaku berangkat dari tempatnya menggunakan grab karena lebih efisien dibandingkan LRT Jabodebek.
Ia menggunakan Whoosh juga sekaligus untuk menjajal moda kereta cepat. Pasalnya, ia sebelumnya tidak sempat ikut dalam uji coba yang dilaksanakan oleh KCIC beberapa waktu lalu.
"Ada kerjaan di Bandung sekalian juga mencoba pertama kali. Apalagi saat ini dengan tarif promo, jadi okelah," katanya.
Ia juga memilih perjalanan dinasnya menggunakan kereta cepat lantaran waktu tempuh yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan moda transportasi lainnya. "Dari waktu juga lebih cepat. Kalo kita make Argo Parahyangan kan sekitar 2 jam," katanya.
Sementara itu, Aris (30) penumpang asal Bandung, yang saat ini kebetulan sedang mendapatkan proyek kerjaan di Jakarta merasa beruntung ketika sudah kelar kerjaannya di Jakarta dan akan pulang ke Bandung, kereta ini sudah mulai beroperasi dan ada tarif promo.
Beberapa stand makanan dan minuman yang ditargetkan akan beroperasi setelah berlaku operasional secara komersial juga belum tersedia. Sementara itu, masyarakat yang datang ke Stasiun Halim saat ini lebih banyak menggunakan taksi konvesional dan juga kendaraan taksi online.
Gerald (26), penumpang asal Bekasi yang ada kepentingan kerjaan di Bandung, lebih memilih menggunakan kereta cepat lantaran adanya tarif promo yang berlaku. Ia mengaku berangkat dari tempatnya menggunakan grab karena lebih efisien dibandingkan LRT Jabodebek.
Ia menggunakan Whoosh juga sekaligus untuk menjajal moda kereta cepat. Pasalnya, ia sebelumnya tidak sempat ikut dalam uji coba yang dilaksanakan oleh KCIC beberapa waktu lalu.
"Ada kerjaan di Bandung sekalian juga mencoba pertama kali. Apalagi saat ini dengan tarif promo, jadi okelah," katanya.
Ia juga memilih perjalanan dinasnya menggunakan kereta cepat lantaran waktu tempuh yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan moda transportasi lainnya. "Dari waktu juga lebih cepat. Kalo kita make Argo Parahyangan kan sekitar 2 jam," katanya.
Sementara itu, Aris (30) penumpang asal Bandung, yang saat ini kebetulan sedang mendapatkan proyek kerjaan di Jakarta merasa beruntung ketika sudah kelar kerjaannya di Jakarta dan akan pulang ke Bandung, kereta ini sudah mulai beroperasi dan ada tarif promo.
Lihat Juga :