Hari Pertama Kereta Cepat dengan Tiket Promo Rp150.000, Belum Banyak Penumpang
Rabu, 18 Oktober 2023 - 19:50 WIB
loading...
Penumpang kereta cepat masih belum terlalu banyak. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh hari ini Rabu (18/10/2023) mulai beroperasi secara komersial. Pada operasi pertama hingga 30 November dikenakan tarif promo Rp150.000.
Baca juga: Tarif Promo Kereta Cepat Jadi Rp150 Ribu, Pengamat Transportasi: Memang Harus Dijalankan
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengoperasikan sebanyak 14 perjalanan kereta. Dari Halim-Tegalluar 7 perjalanan dan Tegalluar-Halim 7 Perjalanan.
Berdasarkan pantaun MNC Portal di Stasiun Halim sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB, kondisi penumpang di Stasiun Halim tidak terlalu ramai. Kondisi ini malah terbilang sepi dengan kondisi Stasiun Halim yang besar.
![Hari Pertama Kereta Cepat dengan Tiket Promo Rp150.000, Belum Banyak Penumpang]()
Penumpang tengah mengantre tiket di mesin. Foto/MPI
Di lantai dasar stasiun tampak beberapa penumpang yang sedang mengantre di layanan customer service dan juga pelanggan yang membeli perbekalan makanan dan minuman yang ada di lantai bawah.
Kemudian kondisi di ruang tunggu stasiun lantai dua hanya terdapat sejumlah penumpang yang berada di sana. Di sisi sebelahnya, juga sama hanya beberapa pengunjung yang sedang menunggu di area stand UMKM sambil menyantap sajian.
Baca juga: Tarif Promo Kereta Cepat Jadi Rp150 Ribu, Pengamat Transportasi: Memang Harus Dijalankan
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengoperasikan sebanyak 14 perjalanan kereta. Dari Halim-Tegalluar 7 perjalanan dan Tegalluar-Halim 7 Perjalanan.
Berdasarkan pantaun MNC Portal di Stasiun Halim sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB, kondisi penumpang di Stasiun Halim tidak terlalu ramai. Kondisi ini malah terbilang sepi dengan kondisi Stasiun Halim yang besar.

Penumpang tengah mengantre tiket di mesin. Foto/MPI
Di lantai dasar stasiun tampak beberapa penumpang yang sedang mengantre di layanan customer service dan juga pelanggan yang membeli perbekalan makanan dan minuman yang ada di lantai bawah.
Kemudian kondisi di ruang tunggu stasiun lantai dua hanya terdapat sejumlah penumpang yang berada di sana. Di sisi sebelahnya, juga sama hanya beberapa pengunjung yang sedang menunggu di area stand UMKM sambil menyantap sajian.
Lihat Juga :