Skandal Pencucian Uang, Singapura Bakal Inspeksi Credit Suisse Cs

Kamis, 19 Oktober 2023 - 07:36 WIB
loading...
Skandal Pencucian Uang,...
Otoritas Moneter Singapura (MAS) akan memeriksa Credit Suisse Group AG terkait pencucian uang. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Otoritas Moneter Singapura (MAS) akan memeriksa Credit Suisse Group AG, yang kini berada di bawah payung UBS Group AG (SIX: UBSG), bersama dengan bank-bank lain yang terlibat dalam investigasi pencucian uang.

Inspeksi merupakan bagian dari penyelidikan lebih besar yang telah menyita lebih dari USD2 miliar atau Rp31,6 triliun dari para tersangka pelaku pencucian uang asal China.

Baca Juga: 5 Potret Nur Utami Selebgram Makassar Tersangka Kasus Pencucian Uang dengan Koleksi Tas Mewahnya

Titik fokus dari investigasi ini adalah Vang Shuiming, yang dilaporkan memiliki sejumlah besar uang di bank-bank tersebut. Mengutip Investing.com, pihak berwenang sedang memeriksa hubungan potensial antara terdakwa dan kantor keluarga.

MAS akan memeriksa prosedur pemantauan nasabah, potensi eksposur terhadap para tersangka, dan pengajuan laporan transaksi yang mencurigakan di bank-bank tersebut.

Baca Juga: Kasus Pencucian Uang Besar-besaran Guncang Singapura, Aset Rp26,9 Triliun Dirampas

Menteri Negara Alvin Tan mengungkapkan keprihatinannya atas aset keuangan yang disita. Sementara itu, Menteri Komunikasi Josephine Teo mengungkapkan bahwa investigasi dimulai pada 2021 setelah adanya laporan transaksi yang mencurigakan.

Ini bukan pertama kalinya Credit Suisse berada di bawah pengawasan MAS. Bank ini sebelumnya pernah diperiksa pada tahun 2017 terkait saga 1MDB.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Rekomendasi
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved